Wall Street Ditutup Menguat, Indeks S&P 500 dan Nasdaq Tembus Rekor

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa (24/6) waktu setempat. Indeks S&P 500 dan Nasdaq kembali mencetak rekor penutupan tertinggi di tengah optimisme terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang menutupi kekhawatiran pasar soal konflik Timur Tengah.

Mengutip Reuters, Rabu (27/5), indeks S&P 500 (.SPX) naik 45,65 poin atau 0,61 persen menjadi 7.519,12 dan Nasdaq Composite (.IXIC) melonjak 312,21 poin atau 1,19 persen ke posisi 26.656,18. Sementara indeks Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 118,02 poin atau 0,23 persen ke level 50.461,68.

Indeks semikonduktor menjadi pendorong utama penguatan pasar seiring tingginya permintaan chip untuk kebutuhan AI. Saham Micron Technology (MU.O) melonjak 19 persen dan berhasil menembus kapitalisasi pasar USD 1 triliun untuk pertama kalinya setelah UBS menaikkan target harga saham perusahaan menjadi USD 1.625 dari sebelumnya USD 535.

Reli saham teknologi juga ditopang optimisme investor terhadap gelombang initial public offering (IPO) perusahaan AI swasta besar, termasuk SpaceX (SPCX.O). Kinerja emiten teknologi yang positif dinilai menghidupkan kembali kepercayaan investor terhadap perdagangan berbasis AI.

"Bagi kami yang sudah bekerja selama itu, reli saham teknologi yang kita saksikan tahun ini mengingatkan kita pada booming di akhir tahun 1990-an," kata Kepala Investasi Northlight Asset Management Chris Zaccarelli.

"Ada kemungkinan juga bahwa beberapa pelajaran yang dipetik setelah gelembung teknologi meledak lebih dari 25 tahun yang lalu akan mencegah hal yang sama terjadi lagi,” tambahnya.

Sentimen pasar juga mendapat dorongan dari pernyataan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang menyebut peluang tercapainya kesepakatan dengan Teheran untuk menghentikan konflik dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Selain itu, kantor berita Iran Tasnim melaporkan Teheran tengah berupaya mencairkan dana Iran senilai USD 24 miliar yang dibekukan di luar negeri.

CEO 50 Park Investments Adam Sarhan mengatakan pasar mulai melihat kemungkinan penyelesaian damai dalam waktu dekat meski perang belum sepenuhnya berakhir.

"Namun kenyataannya, pendapatan diperkirakan akan tumbuh bahkan dengan inflasi yang tinggi. Ekonomi masih tumbuh, dan pasar merupakan cerminan ekonomi dalam banyak hal,” katanya.

Indeks S&P 500, Nasdaq, dan Russell 2000 (.RUT) juga sempat mencetak rekor tertinggi intraday pada perdagangan hari itu.

Di sisi lain, harga minyak mentah Brent berjangka naik sekitar 4 persen setelah militer AS melancarkan serangan ke Iran. Kenaikan harga minyak terjadi di tengah ketidakpastian terkait potensi kesepakatan damai dan keamanan jalur pengiriman melalui Selat Hormuz.

Saham Qualcomm (QCOM.O) turut menguat hampir 4,5 persen setelah Bloomberg melaporkan perusahaan tersebut mencapai kesepakatan dengan ByteDance, pemilik TikTok, untuk memasok chip. Sementara saham Marvell Technology (MRVL.O) ditutup naik 6 persen.

Indeks semikonduktor Philadelphia SE (.SOX) juga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dengan kenaikan 5,5 persen.

Berdasarkan data London Stock Exchange (LSEG), pertumbuhan laba kuartal I perusahaan-perusahaan di AS diperkirakan mencapai 29 persen secara tahunan, jauh lebih tinggi dibanding proyeksi 16,1 persen sebulan sebelumnya.

Dari sisi perdagangan saham, jumlah saham yang naik mengungguli saham yang turun dengan rasio 2,47 banding 1 di Bursa New York (NYSE). Sebanyak 627 saham mencetak rekor tertinggi baru, sedangkan 90 saham menyentuh level terendah baru.

Di Nasdaq, sebanyak 3.078 saham menguat dan 1.785 saham melemah, dengan rasio saham naik dibanding turun mencapai 1,72 banding 1.

Total volume perdagangan di bursa AS mencapai 18,85 miliar saham, sedikit di atas rata-rata 20 hari perdagangan terakhir sebesar 18,71 miliar saham.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Sepakati Turunkan PPh Royalti Penulis jadi 1,5 Persen
• 12 menit lalukumparan.com
thumb
Gempa M5,2 Guncang Jember Terasa hingga Kuta, Begini Analisis BMKG
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Idul Adha Jadi Momentum BULOG Perkuat Kepedulian Sosial-Ketahanan Pangan
• 1 jam laludetik.com
thumb
Pandu Sjahrir Ungkap 33 Bank Siap Beri Kredit USD10 Miliar ke Danantara
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
PLN Alirkan Listrik ke Pelosok Ngada untuk Dukung Ekonomi dan Pendidikan Warga
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.