RAN Buat Ulang Video Klip

medcom.id
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Tahun 2026 menjadi perjalanan yang penuh makna bagi grup RAN. Trio asal Jakarta yang digawangi oleh Rayi Putra Rahardjo (vokal/rap), Astono "Asta" Andoko (gitar), dan Anindyo "Nino" Baskoro (vokal) ini resmi merilis video musik super remake dari lagu debut legendaris mereka, "Pandangan Pertama".
 
Perilisan ini menjadi pembuka dari rangkaian perayaan menuju 20 tahun berkarya mereka yang akan jatuh pada November 2026 mendatang.
 
Bagi RAN, “Pandangan Pertama” bukan hanya lagu pertama. Lagu itu adalah fondasi. Sebuah titik nol yang tanpa mereka sadari perlahan mengubah hidup tiga anak SMA menjadi salah satu grup musik dengan perjalanan paling panjang di Indonesia. Dan dua puluh tahun kemudian, mereka memutuskan untuk kembali ke sana.

“Kita nggak pernah benar-benar meninggalkan lagu ini. Semakin dewasa, kita justru makin sadar kalau hidup kita berubah karena satu lagu ini. Yang dulu terasa sederhana, sekarang rasanya sakral banget," ungkap Nino dalam siaran pers yang diterima Medcom.id pada Selasa, 26 Mei 2026. Fakta Unik: Puluhan Tahun Video Klip Orisinal "Pandangan Pertama" Numpang di Akun Orang Lain Di balik keputusan membuat ulang video musik ini, terselip sebuah fakta jenaka yang selama ini luput dari perhatian publik. Usut punya usut, video musik "Pandangan Pertama" versi orisinal tahun 2006 yang selama ini ditonton jutaan orang di YouTube ternyata bukan diunggah oleh akun resmi milik RAN.

Baca Juga :

Kenangan RAN Pertama Kali Tampil di Java Jazz Sepi Penonton

Di era awal 2000-an, ketika YouTube bahkan belum menjadi platform utama seperti sekarang, video musik dibuat sebagai syarat agar lagu bisa tayang di televisi musik nasional. RAN pun membuat video klip “Pandangan Pertama” untuk kebutuhan promosi saat itu. Tapi ketika era digital mulai berubah dan YouTube menjadi rumah baru bagi video musik, mereka justru lupa mengunggah video tersebut ke akun resmi mereka sendiri.
 
Lucunya, video itu kemudian hidup sendiri di internet setelah diunggah oleh seseorang yang bahkan sampai hari ini tidak pernah mereka kenal.
 
“Jadi selama bertahun-tahun orang nonton MV ‘Pandangan Pertama’ dari upload-an orang random yang bahkan kita nggak tahu siapa,” cerita Nino sambil tertawa. 
 
“Dan anehnya, itu justru jadi bagian dari sejarah lagu ini," lanjutnya.
 
​Oleh sebab itu, dalam versi remake 2026 ini, RAN enggan untuk memberikan sentuhan modern yang berlebihan. Mereka justru berkomitmen merekonstruksi ulang rasa yang sama secara presisi. Mulai dari pemilihan pakaian (wardrobe), gaya rambut (styling), sudut kamera (angle), gestur tubuh, hingga warna visual (tone) dibuat hampir 100% identik dengan versi dua dekade lalu.
 
“Kita benar-benar sampai nonton frame per frame video lama buat memastikan semuanya terasa familiar. Ini bukan tentang memperbaiki masa lalu, tapi menghormati awal yang membentuk kita," tutur Rayi.

Baca Juga :

Celyna Grace Juara Indonesian Idol 2026, Kalahkan Niki Becker di Grand Final

Asta mengaku proses remake ini justru terasa lebih emosional dibanding yang mereka perkirakan sebelumnya.
 
“Ada momen waktu syuting di mana kita tiba-tiba diem sendiri karena kayak ketemu versi muda diri kita. Semua memori itu balik lagi. Dan ternyata setelah 20 tahun, chemistry itu masih ada," ujar Asta. Demi Akurasi Sejarah, Nino Tetap Pakai Sepatu "KW" Di balik proses yang penuh detail tersebut, ada satu cerita kecil yang paling membuat mereka tertawa selama syuting berlangsung.
 
Pada video musik orisinal tahun 2006, Nino ternyata memakai sepatu “Nike KW” karena saat itu mereka belum punya banyak uang untuk kebutuhan styling video klip.
 
Menariknya, saat tim produksi berburu sepatu yang sama untuk kebutuhan syuting versi 2026, mereka menemukan fakta bahwa versi original dari sepatu jadul tersebut kini berstatus langka dan sulit dicari.
 
“Pas kita cari lagi, ternyata ada versi originalnya, cuma susah banget dicari karena emang udah langka,” tutur Nino. 
 
“Tapi lucunya, karena dulu gue pakainya yang KW, akhirnya demi akurasi sejarah… gue beli yang KW lagi," lanjutnya seraya tertawa.
 
Meski dipenuhi cerita-cerita hangat dan nostalgia personal, remake “Pandangan Pertama” tetap menjadi sesuatu yang lebih besar dari sekadar mengulang masa lalu. Bagi RAN, ini adalah pengingat bahwa perjalanan mereka tidak pernah benar-benar berhenti.
 
“Kami nggak melihat ini sebagai comeback. Karena buat kami, perjalanan itu nggak pernah berhenti. Ini cuma kelanjutan dari langkah yang sudah dimulai sejak ‘Pandangan Pertama’," ujar Nino.
 
“Dua puluh tahun bukan garis akhir. Ini cuma pengingat kalau semuanya dimulai dari satu pandangan pertama, dan sejak saat itu kita nggak pernah berhenti jalan bareng," tutupnya.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral di Medsos, Ini Kronologi WNI Diduga Lakukan Pemalsuan Penelitian di Konferensi Internasional
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Berbagai Kebutuhan Baju Olahraga untuk Gaya Stylish, Nike Kini Hadir di Shopee!
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Cara Mudah Hilangkan Bau Daging Kambing di Tangan
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jalankan Arahan Prabowo, Legislator Gerindra Salurkan 88 Sapi Kurban
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Polisi Tahan Tersangka Pembunuh Perempuan yang Dibuang dari Tol Borr
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.