Shalat Idul Adha di Istiqlal usung tema ekoteologi

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pelaksanaan shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa, mengusung tema "Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan" yang sejalan dengan tema besar Kementerian Agama mengenai ekoteologi dan teologi cinta.

Bertindak sebagai khatib dalam shalat tersebut ialah Rektor Universitas Islam negeri (UIN) Alauddin Makassar Prof. H. Hamdan Juhannis dengan menyampaikan khotbah berjudul "Meneguhkan Spirit Qurban, Merawat Alam dan Kemanusiaan".

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka juga melaksanakan shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal bersama ribuan muslim lain dengan pengamanan ketat, tetapi tetap tertib dan kondusif.

Baca juga: Gibran dan keluarga shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal

Selain Gibran, sejumlah pejabat negara juga hadir, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta sejumlah duta besar perwakilan negara asing di Indonesia, salah satunya Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattiri.

Masyarakat yang mengikuti shalat di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut juga diwajibkan memperhatikan ketertiban, kenyamanan, serta protokol kesehatan yang berlaku.

Sebelum memasuki ruang utama masjid, masyarakat terlebih dahulu menjalani pemeriksaan keamanan oleh petugas gabungan, termasuk dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Baca juga: Layanan SIM dan BPKB Polda Metro Jaya tutup saat libur Idul Adha 2026

Antrean jamaah bersiap melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/5/2026). (ANTARA/M. Riezko Bima Elko Prasetyo) Masjid Istiqlal, yang berlokasi di Jalan Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Jakarta Pusat, memiliki kapasitas maksimal 200.000 hingga 250.000 orang.

Namun, panitia Idul Adha kali ini memperkirakan jamaah yang hadir sekitar 100.000 hingga 150.000 orang, sebagaimana tren pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Suasana khidmat dan penuh haru juga dirasakan oleh jamaah, salah satunya Sofian (60), warga asal Jatinegara, Jakarta Timur. Dia mengungkapkan rasa syukur karena dapat beribadah Idul Adha di Istiqlal tahun ini bersama kedua anaknya, yang selama ini merantau di Malaysia.

"Tahun-tahun sebelumnya, saya biasanya melaksanakan shalat di masjid lingkungan tempat tinggal hanya dengan istri," kata Sofian ditemui di halaman masjid.

Baca juga: Idul Adha, BMKG prakirakan mayoritas kota besar berawan-hujan ringan

Guna mengantisipasi kepadatan, panitia membagi akses pintu masuk ke Masjid Istiqlal menjadi dua ketentuan.

Jamaah umum yang berjalan kaki diarahkan masuk melalui Gerbang Al-Fattah (seberang Gereja Katedral Jakarta), As-Salam 1, dan As-Salam 2 (seberang Halte Juanda).

Sementara itu, jamaah dengan kendaraan pribadi diarahkan masuk melalui Gerbang Al-Aziz dan Al-Mukmin (seberang SMPN 4 Jakarta) untuk memarkirkan kendaraan di basement Masjid Istiqlal.

Panitia juga menyediakan sejumlah kantong parkir bagi jamaah, yakni basement B1 dan B2 Masjid Istiqlal (600 mobil), area parkir Pertamina (400 mobil), Kementerian Agama (150-200 mobil), Lapangan Banteng (200 mobil), Kantor Pos (200 mobil), belakang Gedung TNI AD (100 mobil), serta area parkir Gereja Katedral yang disediakan khusus untuk menampung 200 sepeda motor.

Baca juga: Bupati Bulungan serahkan hewan kurban Prabowo Subianto ke masjid


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Milomir Seslija Optimistis Persis Bisa Segera Promosi ke Kasta Tertinggi: Siapa pun Pelatihnya, Persis Akan Kembali Secepatnya!
• 23 jam lalubola.com
thumb
Jusuf Kalla Doakan Perdamaian Gaza di Momen Iduladha 1447 H, Ajak Umat Perkuat Persatuan
• 5 jam laludisway.id
thumb
Polemik Sapi Kurban Presiden, DPR Pastikan Sesuai Aturan APBN
• 8 jam lalupantau.com
thumb
KPU Jakarta Barat Gelar Coktas untuk Perbarui Data Pemilih 2026
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tak Bisa Asal Berani, Teknik dan Pengalaman Kunci Penting Saat Sembelih Hewan Kurban
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.