Ibas Ajak Organisasi Mahasiswa Perkuat Persatuan, Harmoni & Pengabdian untuk Negeri

jpnn.com
17 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan organisasi bukan sekadar ruang diskusi, melainkan ruang kesadaran kolektif bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda.

Indonesia tidak boleh ikut terpecah oleh perbedaan. 

BACA JUGA: Ibas Bakar Semangat Siswa di EBY EDU FAIR 2026

Hal itu diungkapkan Ibas saat menghadiri dan memberikan sambutan dalam kegiatan “Diskusi Kebangsaan Lintas Organisasi Mahasiswa” yang mengangkat tema “Merajut Kebangsaan, Menguatkan Indonesia: Pergerakan, Harmoni, dan Pengabdian untuk Negeri” di Gedung MPR RI, Jakarta pada Minggu (25/5).

“Kita harus menjadi bangsa yang kuat bukan karena seragam, tetapi karena mampu merawat keberagaman,” ujar Ibas.

BACA JUGA: Ibas Dorong Kerja Sama RI–Korsel di Bahasa, Budaya, dan Generasi Muda

Ibas menilai tantangan global saat ini makin kompleks, mulai dari konflik geopolitik, ketimpangan ekonomi, krisis pangan dan energi, hingga ancaman polarisasi sosial akibat informasi yang tidak terkendali. 

Karena itu, mahasiswa dan pemuda diharapkan tetap menjadi kekuatan moral bangsa yang kritis, solutif, dan berorientasi pada pengabdian.

Mengutip pesan Tan Malaka bahwa “Idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki oleh pemuda”, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu menegaskan bahwa idealisme generasi muda merupakan bahan bakar perubahan dan penentu arah masa depan bangsa.

Menurutnya, sejarah bangsa selalu mencatat keterlibatan mahasiswa dan pemuda dalam setiap momentum penting perjalanan Indonesia, mulai dari Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928, hingga Reformasi 1998.

“Kritis boleh, tetapi harus solutif. Berani harus, tetapi tetap bijaksana. Idealis wajib, tetapi juga realistis,” tegas Anggota Dapil Jawa Timur VII dari Fraksi Partai Demokrat tersebut di hadapan peserta diskusi.

Ia juga mengajak organisasi mahasiswa untuk terus menjaga persaudaraan kebangsaan, memperkuat literasi digital, membangun dialog lintas identitas, serta turut mengawal konstitusi dan kebijakan pemerintah secara konstruktif.

Dalam kesempatan tersebut, lulusan Bachelor of Commerce in Finance and E-Commerce dari Curtin University, Perth, Australia itu menekankan bahwa pergerakan mahasiswa saat ini tidak cukup hanya menjadi gerakan kritik, tetapi juga harus mampu menjadi gerakan solusi dan pengabdian bagi masyarakat.

“Jika baik kita dukung, jika kurang kita kritisi dengan solusi, dan jika salah kita perbaiki bersama,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan generasi muda, lulusan Master of Science in International Political Economy dari Nanyang Technological University, Singapore tersebut juga menyerahkan puluhan beasiswa kepada mahasiswa yang membutuhkan. 

Bantuan tersebut diberikan sebagai pemantik semangat agar mahasiswa dapat terus melanjutkan pendidikan, mengembangkan kapasitas diri, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN tersebut juga mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk terus merajut kebangsaan dengan harmoni serta menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk memperkuat Indonesia.

“Mari jadikan mahasiswa sebagai penjaga masa depan bangsa,” pungkas mahasiswa Program Doktoral (S3) Manajemen dan Bisnis IPB University, Bogor, Indonesia tersebut.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai organisasi mahasiswa lintas agama dan ideologi, di antaranya HMI, GMNI, IMM, KMHDI, HIKMAHBUDHI, PMKRI, KAMMI, GMKI, dan PMII. Turut mendampingi dalam agenda tersebut Sekretaris Fraksi Partai Demokrat MPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto, Kapoksi Komisi X DPR RI Sabam Sinaga, serta Anggota Komisi X DPR RI Bramantyo Suwondo.(mcr10/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berkedok Toko Kosmetik, 2 Pengedar Obat Keras Ilegal di Bekasi Ditangkap!
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Tragis di Malam Iduladha, Pemuda di Jombang Luka Parah akibat Ledakan Petasan
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
18 Cabang PNM Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Sekitar Wilayah Layanan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Eks Pimpinan KPK Usul Baleg DPR Cabut Pasal 603 dan 604 KUHP
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Mendiktisaintek Respons Sindikat Peneliti Palsu: Setahun Lebih 100 Kali Keluar Negeri
• 6 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.