Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta para petugas pemeriksa hewan kurban untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan sebelum disembelih dan dibagikan kepada warga.
Rano menyebutkan tahun ini terdapat total 68 ribu hewan yang akan dikurbankan di seluruh wilayah Jakarta. Dia pun menilai kondisi banyaknya hewan kurban tersebut belum tentu 100 persen sehat.
"Nggak mungkin 68 ribu hewan yang akan dikurbankan di Jakarta dalam kondisi sehat semua. Makanya, ketika saya melepas tim penyembelih, saya sudah tegaskan apabila ditemukan hewan yang mungkin tidak lolos, maka tidak boleh ada toleransi, untuk tidak (boleh) dikurbankan. Artinya, (hewan kurban yang tidak sehat) itu harus dikesampingkan," kata Rano usai shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.
Baca juga: Hewan kurban yang disalurkan melalui Pemprov DKI meningkat
Dia menjelaskan tim petugas tersebut sudah dilatih dan disumpah untuk menjadi penyembelih halal. Rano pun berpesan agar 744 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban untuk menjalankan tugas dengan teliti dan bertanggung jawab.
Dia juga meminta agar para petugas memastikan seluruh pemeriksaan dilakukan sesuai standar kesehatan hewan, baik di tahap ante-mortem maupun post-mortem.
Selain itu, apabila ditemukan indikasi penyakit atau pelanggaran, lanjutnya, maka petugas diminta segera berkoordinasi dan lapor agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat bersama perangkat wilayah serta unsur terkait lainnya.
Rano Karno berharap proses penyembelihan hewan kurban di Jakarta dapat berjalan lancar.
Baca juga: Jusuf Kalla dan Jimly Asshiddiqie shalat Idul Adha di Al-Azhar Jaksel
Rano menyebutkan tahun ini terdapat total 68 ribu hewan yang akan dikurbankan di seluruh wilayah Jakarta. Dia pun menilai kondisi banyaknya hewan kurban tersebut belum tentu 100 persen sehat.
"Nggak mungkin 68 ribu hewan yang akan dikurbankan di Jakarta dalam kondisi sehat semua. Makanya, ketika saya melepas tim penyembelih, saya sudah tegaskan apabila ditemukan hewan yang mungkin tidak lolos, maka tidak boleh ada toleransi, untuk tidak (boleh) dikurbankan. Artinya, (hewan kurban yang tidak sehat) itu harus dikesampingkan," kata Rano usai shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.
Baca juga: Hewan kurban yang disalurkan melalui Pemprov DKI meningkat
Dia menjelaskan tim petugas tersebut sudah dilatih dan disumpah untuk menjadi penyembelih halal. Rano pun berpesan agar 744 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban untuk menjalankan tugas dengan teliti dan bertanggung jawab.
Dia juga meminta agar para petugas memastikan seluruh pemeriksaan dilakukan sesuai standar kesehatan hewan, baik di tahap ante-mortem maupun post-mortem.
Selain itu, apabila ditemukan indikasi penyakit atau pelanggaran, lanjutnya, maka petugas diminta segera berkoordinasi dan lapor agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat bersama perangkat wilayah serta unsur terkait lainnya.
Rano Karno berharap proses penyembelihan hewan kurban di Jakarta dapat berjalan lancar.
Baca juga: Jusuf Kalla dan Jimly Asshiddiqie shalat Idul Adha di Al-Azhar Jaksel





