Jakarta, tvOnenews.com- Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda mengucapkan selamat pada umat muslim di tengah momen Idul Adha 1447 H/2026.
Dalam penjelasannya, Sherly Tjoanda memahami konteks Idul Adha yang menjadi momentum berkurban.
- Instagram @t_jo
Menurutnya, makna berkurban begitu mendalam. Bisa mengajarkan arti keikhlasan dan membersihkan diri.
"Dari saudara muslim saya coba pahami, bahwa kurban adalah keberanian membersihkan diri dari kesombongan, kerakusan, dan keinginan untuk selalu mendahulukan diri sendiri," katanya dikutip dari Instagramnya, Rabu (27/5).
Lebih lanjut, katanya Sherly ada hal-hal yang justru menjadi mulia ketika kita rela melepaskannya. "Sebab hidup tidak hanya tentang apa yang kita miliki, tetapi tentang apa yang mampu kita ikhlaskan demi kebaikan yang lebih besar," ucapnya.
- Instagram/@s_tjo
"Dari situ juga kita perlu belajar, bahwa pada akhirnya, yang membuat manusia bertumbuh bukan apa yang berhasil digenggamnya, tetapi apa yang dengan tulus mampu ia korbankan demi mengangkat derajat sesama manusia," jelas Sherly Tjoanda Laos.
Dengan begitu, Sherly mengucapkan selamat Idul adha 2026. Mendoakan agar segala amal diterima Allah SWT.
"Selamat untuk yang berkurban. Semoga segala amal diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Aamiin.Terima kasih atas pelajaran berharga ini.," pesan Gubernur Malut tersebut.
Seperti dipahami, berkurban menjadi media menambah amal kebaikan untuk bekal kehidupan di akhirat.
Dengan begitu, berikut 4 langkah Pemprov Maluku Utara Menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha, antara lain:
Pertama, Gerakan Pangan Murah (GPM) akan dilaksanakan secara rutin di 10 Kabupaten/Kota untuk komoditas beras, bawang, cabai, dan tomat.
Kedua, Distribusi Hewan Kurban, Pemprov Malut telah menganggarkan 100 ekor sapi untuk didistribusikan secara proporsional ke seluruh Kabupaten/Kota.
Ketiga, Peningkatan Produksi Pertanian, melalui bantuan Kementerian Pertanian, Maluku Utara mendapatkan kuota cetak sawah baru seluas 10.000 hektar dan aktivasi kembali sawah seluas 4.600 hektar di Halmahera Utara dan Halmahera Timur.
Keempat, Infrastruktur Logistik, Bulog RI telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan 6 titik gudang baru di Maluku Utara guna memperkuat stok logistik daerah.(klw)




