JAKARTA, DISWAY.ID -- Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia berencana mengembangkan kawasan transmigrasi Galang di Kota Batam, Kepulauan Riau, menjadi pusat industri galangan kapal berskala besar.
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanegara, mengungkapkan bahwa proyek tersebut saat ini masih dalam tahap penilaian dan penjajakan investasi.
Nantinya, kata Iftitah Sulaiman , kawasan Galang menjadi salah satu lokasi yang diproyeksikan untuk pengembangan industri berbasis pemanfaatan lahan transmigrasi.
BACA JUGA:Polisi Buru Perekrut CPMI Ilegal ke Kamboja, Red Notice DPO LA Resmi Diajukan
"Dalam waktu dekat sedang dilakukan penilaian, juga akan ada rencana investasi untuk pembangunan kapal, galangan kapal. Di Galang ada, kami punya lahan sekitar 317 hektare, kemarin kami sudah bicara dengan BP Batam, setengahnya itu dimintakan untuk industri pengembangunan galangan kapal," katanya usai rapat ekspedisi patriot, kepada wartawan, dikutip Rabu, 26 Mei 2026.
Menurutnya, investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai triliunan dan akan berdampak kepada peningkatan ekonomi, terutama dari sisi penciptaan lapangan kerja hingga 20 ribu pekerja.
"Nilai investasinya terliunan, sedang dihitung berapa pastinya, tapi dalam lima tahun ke depan akan ada pembukaan lapangan kerja 20.000 tenaga kerja," ungkapnya.
Iftitah menjelaskan, pemanfaatan lahan transmigrasi kini diarahkan untuk menghasilkan nilai ekonomi.
BACA JUGA:Dolar AS Menguat, Bapanas Pastikan Harga Beras SPHP Tetap Stabil
Berbeda dengan pola sebelumnya yang fokus pada pemindahan penduduk.
"Kalau dulu lahan transmigrasi 150 hektare itu hanya bisa untuk menyediakan lapangan kerja 75 kepala keluarga dengan asumsi 2 hektare, 1 kakak itu 2 hektare. Sekarang 150 hektare bisa menyediakan lapangan kerja sampai dengan 20.000 tenaga kerja," jelasnya.
Bahkan, Ia memperkirakan efek ekonomi sudah mulai terasa sejak tahap awal pembangunan.
"Bahkan 2027 saat groundbreaking, saat pengerjaan industri awal, itu sudah diprediksi 3.000 sampai dengan 4.000 lapangan kerja terbentuk," pungkasnya.
Lebih jauh, Mentrans menilai pengembangan kawasan industri di lahan transmigrasi menjadi salah satu strategi untuk mengoptimalkan aset negara yang belum termanfaatkan.
BACA JUGA:Hasil TKA SD-SMP Jadi Alarm Mutu, Pemerintah Fokus Benahi Guru
- 1
- 2
- »




