Honda Mulai Baca Peluang Segmen Premium

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Kesuksesan penjualan Honda Prelude di Indonesia tampaknya mulai membuka pandangan baru bagi PT Honda Prospect Motor terhadap potensi pasar kendaraan premium dan segmented di Tanah Air. Meski hadir sebagai model yang tidak menyasar volume besar, animo konsumen justru melampaui ekspektasi.

Hal tersebut terlihat dari jumlah pemesanan Prelude yang sudah mencapai 287 unit, sementara kuota yang tersedia untuk Indonesia tahun ini hanya 150 unit. Bahkan, Honda mengaku harus beberapa kali meminta tambahan alokasi unit langsung ke Honda Jepang karena pesanan awal langsung habis dalam waktu singkat.

Baca Juga :
Cara Baru Membersihkan Ruang Mesin Mobil agar Tetap Kinclong dan Aman
Tampang Baru Honda City Facelift Akhirnya Terungkap

Awalnya, Indonesia hanya mendapatkan jatah 40 unit. Namun karena respons pasar dinilai sangat positif, kuota kemudian ditambah 100 unit, lalu kembali ditambah 50 unit hingga total menjadi 150 unit untuk 2026.

Yusak Billy selaku Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor mengatakan bahwa pihaknya kini mulai mempelajari potensi segmen konsumen premium atau middle-up yang ternyata masih memiliki pasar cukup kuat di Indonesia.

“Memang kita selalu mempelajari segmen konsumen, termasuk kalau memang kondisi market untuk segmen middle-up itu baik, tentu akan terus dipelajari,” ujarnya di Jakarta belum lama ini.

Fenomena ini menarik karena Prelude sejatinya bukan model mass market. Mobil sport hybrid tersebut hadir dengan karakter yang cukup spesifik, baik dari sisi desain, teknologi, hingga positioning harga. Namun justru karena keunikannya, mobil ini berhasil menarik perhatian loyalis Honda maupun konsumen yang mencari kendaraan berbeda dari model mainstream.

Honda juga mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen pembeli Prelude di Indonesia merupakan loyalis merek Honda. Selain itu, mayoritas konsumennya berasal dari kelompok usia di atas 50 tahun yang memiliki kedekatan emosional dengan nama Prelude sebagai salah satu model legendaris Honda.

Faktor heritage atau sejarah panjang Prelude menjadi salah satu alasan kuat mengapa mobil ini mendapat sambutan hangat. Honda menilai kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa pasar Indonesia ternyata masih memiliki ruang untuk model global ikonik dengan pendekatan emosional dan eksklusif.

Tidak hanya itu, Honda juga mulai membuka kemungkinan menghadirkan model-model global lain apabila respons pasar dinilai terus positif. Meski belum memberikan kepastian terkait produk apa yang akan dibawa, perusahaan mengaku sedang mempelajari potensi tersebut secara serius.

Baca Juga :
Jendela Mobil Sulit Dibuka? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Aksesori Mobil Ini Disebut Bisa Bikin BBM Lebih Hemat Saat Cuaca Panas
Mobil Honda CRX Disebut Siap Comeback dalam Wujud EV

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendag Siapkan Revisi Aturan E-Commerce, Seller Curhat soal Biaya Platform
• 40 menit lalukumparan.com
thumb
Indahnya Toleransi di Depok, Jemaah Salat Idul Adha di Kompleks Non-Muslim
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Jembatan Suramadu Dipadati Pemudik Motor Jelang Hari Raya Idul Adha
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Promo Tumbler Bawa Masalah, Raksasa Starbucks Kena Hajar Sana-sini
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
3.000 Telur Berhasil Dipanen di Bekasi, Polda Metro Jaya Salurkan ke SPPG
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.