JAKARTA, DISWAY.ID-- Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong menilai pentingnya kepastian hukum bagi pelaku usaha dan profesional guna menjaga kepercayaan investor serta stabilitas ekonomi nasional.
Tom Lembong mengatakan, perbaikan penegakan hukum merupakan langkah penting untuk menyelematkan ekonomi nasional yang saat ini sedang tertekan.
BACA JUGA:Jusuf Kalla Doakan Perdamaian Gaza di Momen Iduladha 1447 H, Ajak Umat Perkuat Persatuan
Hal itu disampaikan Tom Lembong saat menghadiri diseminasi eksaminasi perkara Muhammad Kerry Adrianto Riza bertajuk
"Mengurai Batas Pidana Tindak Pidana Korupsi dalam Keputusan Bisnis" yang digelar Lembaga Pengkajian Hukum Acara dan Sistem Peradilan Universitas Indonesia (UI), dikutip, Rabu 26 Mei 2026.
Tom mengatakan, maraknya kriminalisasi terhadap kalangan profesional telah berdampak pada makroekonomi nasional. Salah satunya, investor dan pelaku usaha menjadi takut untuk membuat keputusan bisnis.
BACA JUGA:Lahan Transmigrasi Galang Bakal Disulap Jadi Industri Galangan Kapal, Serap 20 Ribu Tenaga Kerja
Hal itu membuat nilai tukar rupiah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) terus merosot.
"Semaraknya kriminalisasi profesional itu sudah menjadi risiko makroekonomi menurut saya. Ya, jadi kenapa rupiah terjun bebas, kenapa indeks harga saham terjun bebas, ya antara lain karena dampak negatif kepada sentimen pasar dan juga sentimen investor akibat dari kriminalisasi putra-putri terbaik bangsa, apakah itu eksekutif Pertamina, apakah itu eksekutif BUMN lain," katanya.
Untuk itu, Ia meminta kepada para pemangku kebijakan dalam hal ini pemerintah untuk menghentikan kriminalisasi terhadap pelaku usaha dan profesional.
Ditekankan, kursi rupiah dan ekonomi nasional tak mungkin membaik tanpa membenahi persoalan hukum.
BACA JUGA:Idul Adha 1447 H: Dirut Perum Bulog Jadi Khatib di Masjid Al-Balagh, Bawa Pesan Ini!
Gelombang kriminalisasi ini harus segera dihentikan dan bahkan diperbaiki, dibenahi. Tanpa itu jangan berharap ekonomi akan selamat," katanya.
Tom Lembong mengakui pembenahan penegak hukum tidak menjamin ekonomi akan membaik. Namun, tanpa pembenahan hukum dapat dipastikan ekonomi nasional makin terpuruk.
"Memang kalau pun dibenahi tidak akan menjamin ya bahwa kita bisa selamatkan ekonomi, tetapi kalau tidak dibenahi saya jamin rupiah akan terus melemah, ya kepercayaan investor akan terus menurun dengan dampak yang sangat besar ya bagi ekonomi," katanya.





