Permintaan Golok Kurban Melonjak, Kampung Pandai Besi Bandung Kebanjiran Pesanan

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kampung Pandai Besi di Desa Mekarmaju, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kembali menggeliat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah akibat lonjakan permintaan golok untuk kebutuhan penyembelihan hewan kurban.

Denting palu dan bara tungku tampak terus menyala di sejumlah bengkel pandai besi sejak pagi hingga malam untuk memenuhi pesanan yang datang dari berbagai daerah.

Pemilik Saung Bilah, Pepen Yohana, mengatakan peningkatan permintaan golok mulai terasa sejak satu bulan menjelang Idul Adha.

“Momentum seperti Idul Adha tiap tahun ramai. Kalau kata petani, ini ibarat masa panen,” kata Pepen di Bandung, Selasa (26/5).

Menurut Pepen, pesanan tidak hanya datang dari masyarakat sekitar Bandung, tetapi juga dari pedagang besar dan pengepul luar daerah dalam jumlah besar.

“Kadang ada yang ambil 100 biji, bahkan sampai 1.000 biji,” ujarnya.

Aktivitas Produksi Meningkat Drastis

Lonjakan pesanan membuat aktivitas produksi di sentra pandai besi meningkat signifikan dibanding hari biasa.

Para pekerja harus menambah jam kerja untuk mengejar target produksi golok yang akan dikirim ke sejumlah wilayah.

“Kalau menjelang Iduladha memang paling sibuk. Kadang sampai malam masih kerja,” ungkap seorang perajin golok, Asep.

Ia mengatakan peningkatan produksi membawa tambahan penghasilan bagi pekerja harian dan pelaku usaha lain di sekitar kawasan pandai besi.

Selain pengrajin, dampak ekonomi juga dirasakan pemasok kayu, penjual arang, jasa pengiriman barang, hingga warung makan dan toko kelontong sekitar.

Golok Sembelih Paling Diburu

Pepen menyebut jenis golok yang paling banyak dicari masyarakat adalah golok sembelih, golok sisit kulit, dan golok cacah daging.

Ketiga jenis golok tersebut menjadi perlengkapan utama dalam proses penyembelihan hingga pengolahan daging kurban saat Idul Adha.

Menurut warga setempat, momentum Idul Adha tidak hanya menjadi perayaan ibadah, tetapi juga penggerak ekonomi musiman yang membantu menjaga roda usaha kecil tetap berjalan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Board Games Jadi Media Pembelajaran Perubahan Iklim, Anak-anak Jadi Pusat Perhatian
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Jangan Sampai Salah! Intip Cara Olah Daging Kurban agar Empuk dan Bergizi
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Selebgram Penganiaya WN Brunei hingga Tewas Ditetapkan Tersangka
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Sikat Gigi Anak, Sebaiknya Ditutup atau Dibiarkan Terbuka?
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Sherly Tjoanda Terheran-heran dengan Nelayan yang Bayar Cicilan KUR sampai Rp2,6 Juta: Mampu?
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.