Selangor, Malaysia (ANTARA) - Duta Besar RI untuk Malaysia Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo menghadiri kegiatan pemotongan dan penyaluran hewan kurban oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia di Gombak, Selangor, pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu.
Pada kesempatan itu, PCIM Malaysia bersama Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Malaysia menyalurkan sedikitnya 12 sapi dan 10 kambing kurban. Jumlah itu termasuk hewan kurban seekor sapi dan seekor kambing dari Dubes Iman.
"Hari ini kami berkurban. KBRI bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di Malaysia. Alhamdulillah, semua berlangsung dengan lancar dan aman," kata Dubes Iman kepada ANTARA di Gombak, Selangor, Malaysia.
Dubes Iman pun berterima kasih kepada Muhammadiyah dan panitia yang sudah bekerja sepenuh hati untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Baca juga: Pemkot Bandung catat jumlah hewan kurban capai 18.036 ekor
Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia Danang Waskito dalam sambutannya mengapresiasi Muhammadiyah atas kegiatan tersebut dan atas kiprah Muhammadiyah dalam dakwah berkemajuan di Malaysia.
"Tentu kurban ini kegiatan rutin tahunan, tetapi yang tidak kalah penting, semoga dapat menunjukkan rasa syukur atas nikmat yang kita miliki, dan semoga dapat meningkatkan kualitas ketakwaan dan iman kita," kata Danang.
Kegiatan pemotongan hewan kurban oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, saat Idul Adha 1447 Hijriah, di Gombak, Selangor, Malaysia, Rabu (27/5/2026). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga) Sementara itu Ketua PCIM Malaysia Fauzi Fatkhur menyampaikan penyelenggaraan kurban oleh PCIM tahun ini sangat istimewa karena mendapat dukungan penuh dari KBRI Kuala Lumpur.
Fauzi menyampaikan Idul Adha bukan semata melakukan kurban hewan, tetapi juga sebagai refleksi dari peringatan agung dan refleksi diri untuk memperingati pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail.
"Kurban ini nanti akan kami salurkan kepada masyarakat setempat, kepada pengungsi Rohingya, kepada orang asli di Gombak, serta kepada tenaga kerja Indonesia di Malaysia. Kami akan menyalurkan melalui ranting-ranting kami di Malaysia," ujar Fauzi.
Berdasarkan pantauan ANTARA selama proses pemotongan kurban, ada beberapa pihak yang menambah jumlah sapi maupun kambing yang akan dikurbankan.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran KBRI Kuala Lumpur serta sejumlah guru Sekolah Indonesia Kuala Lumpur yang merupakan anggota PCIM Malaysia.
Baca juga: Iran dan Malaysia sepakat eratkan hubungan saat Idul Adha
Pada kesempatan itu, PCIM Malaysia bersama Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Malaysia menyalurkan sedikitnya 12 sapi dan 10 kambing kurban. Jumlah itu termasuk hewan kurban seekor sapi dan seekor kambing dari Dubes Iman.
"Hari ini kami berkurban. KBRI bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di Malaysia. Alhamdulillah, semua berlangsung dengan lancar dan aman," kata Dubes Iman kepada ANTARA di Gombak, Selangor, Malaysia.
Dubes Iman pun berterima kasih kepada Muhammadiyah dan panitia yang sudah bekerja sepenuh hati untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Baca juga: Pemkot Bandung catat jumlah hewan kurban capai 18.036 ekor
Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia Danang Waskito dalam sambutannya mengapresiasi Muhammadiyah atas kegiatan tersebut dan atas kiprah Muhammadiyah dalam dakwah berkemajuan di Malaysia.
"Tentu kurban ini kegiatan rutin tahunan, tetapi yang tidak kalah penting, semoga dapat menunjukkan rasa syukur atas nikmat yang kita miliki, dan semoga dapat meningkatkan kualitas ketakwaan dan iman kita," kata Danang.
Kegiatan pemotongan hewan kurban oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, saat Idul Adha 1447 Hijriah, di Gombak, Selangor, Malaysia, Rabu (27/5/2026). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga) Sementara itu Ketua PCIM Malaysia Fauzi Fatkhur menyampaikan penyelenggaraan kurban oleh PCIM tahun ini sangat istimewa karena mendapat dukungan penuh dari KBRI Kuala Lumpur.
Fauzi menyampaikan Idul Adha bukan semata melakukan kurban hewan, tetapi juga sebagai refleksi dari peringatan agung dan refleksi diri untuk memperingati pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail.
"Kurban ini nanti akan kami salurkan kepada masyarakat setempat, kepada pengungsi Rohingya, kepada orang asli di Gombak, serta kepada tenaga kerja Indonesia di Malaysia. Kami akan menyalurkan melalui ranting-ranting kami di Malaysia," ujar Fauzi.
Berdasarkan pantauan ANTARA selama proses pemotongan kurban, ada beberapa pihak yang menambah jumlah sapi maupun kambing yang akan dikurbankan.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran KBRI Kuala Lumpur serta sejumlah guru Sekolah Indonesia Kuala Lumpur yang merupakan anggota PCIM Malaysia.
Baca juga: Iran dan Malaysia sepakat eratkan hubungan saat Idul Adha





