Grid.ID – Penampilan terbaru YouTuber Ria Ricis belakangan ini mencuri perhatian. Banyak netizen yang menilai paras ibu satu anak ini terlihat semakin menawan.
Mantan istri Teuku Ryan ini akhirnya blak-blakan mengakui bahwa dirinya baru saja menjalani prosedur operasi plastik berupa rekonstruksi hidung (rhinoplasty). Namun, di balik tudingan miring netizen yang menyebutnya hanya sekadar ingin mengubah penampilan demi estetika, Ria Ricis ternyata menyimpan alasan medis yang serius.
Adik dari Ustazah Oki Setiana Dewi ini membenarkan bahwa ia memang melakukan tindakan operasi pada bagian hidungnya. Ricis menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil murni karena kebutuhan, bukan sekadar keinginan impulsif untuk mengubah bentuk wajah lainnya.
"Ya, karena yang dibutuhkan, hidung ya. Karena memang alhamdulillah, ya iya kan, kita pasti melakukan apa yang kita butuhkan, nggak mungkin kita nggak butuh kita melakukan itu. Karena yang paling dibutuhkan nomor satu adalah hidung," kata Ria Ricis saat ditemui di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2026).
Untuk memastikan hasil yang optimal dan aman bagi kesehatannya, Ria Ricis memilih untuk tidak melakukan prosedur ini di dalam negeri. Ia mempercayakan tindakan medis tersebut kepada dokter spesialis di luar negeri yang sudah direkomendasikan oleh rekan-rekannya.
"Enggak, aku nggak nggak bikinnya nggak di Indonesia. Jadi memang kita bikinnya kemarin ke dokter yang di luar, tidak di Indonesia dan sudah kita percaya dan udah banyak teman-teman aku juga yang di sana," imbuhnya.
Adapun rencana operasi ini sebenarnya bukan hal baru bagi Ricis. Sejak beberapa tahun lalu, ia sudah melakukan konsultasi medis di salah satu rumah sakit rujukan di Jakarta.
Dari hasil pemeriksaan radiologi saat itu, diketahui bahwa Ricis mengidap kondisi di mana dinding tipis di antara saluran hidung mengalami kemiringan atau bengkok.
"Memang waktu itu pernah periksa dulu di RSCM, udah sempet masuk ke radiologi apa segala macam aku nggak tau pasti. Udah sempet dicek juga memang tulangnya bengkok, bengkok ke kiri," kenang Ricis.
Untuk mengatasi penyumbatan saluran napas tersebut, tim dokter harus melakukan tindakan rekonstruksi yang kompleks. Bagian tulang hidung yang bengkok harus dikikis dan dipotong, kemudian dibangun kembali strukturnya dengan menggunakan cangkok tulang rawan yang diambil dari bagian tulang iga Ricis sendiri.
"Karena kalau misalnya bengkok ke kiri kan dia ada jalur nutup gitu. Jalur nutup, kemudian kemarin diperbaiki, dikikis, dipotong, terus diisi lagi pakai iga, sekalian dinaikin," papar ibunda Moana itu.
Lebih lanjut, sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan operasi, Ria Ricis mengaku harus bertahan hidup dengan bantuan obat semprot hidung dosis keras agar tetap bisa bernapas lega.
Secara medis, penggunaan obat jenis ini secara terus-menerus dalam jangka panjang tidak dianjurkan karena dapat memicu efek samping. Namun, karena keterbatasan kondisi fisiknya saat itu, Ricis terpaksa menggunakannya selama bertahun-tahun.
"Dulu aku pernah pakai obat namanya Iliadin. Kalau temen-temen pernah tahu Iliadin obat keras."
"Dulu aku masih pakai itu sehari 4 sampai 5 kali, yang di mana harusnya bolehnya dipakai cuma sehari sekali dalam waktu 5 hari. Tapi aku pakai Iliadin itu selama 5 tahun berturut-turut," jelasnya.
Kini, setelah melewati proses pemulihan pasca-rinoplasti, Ria Ricis mengaku sangat bersyukur. Keputusannya menjalani operasi rekonstruksi hidung tersebut tidak hanya menyelesaikan masalah kesehatan pernapasannya yang kronis, tetapi juga memberikan bonus penampilan luar yang lebih proporsional.
"Tapi alhamdulillah setelah rinoplasti, setelah dilurusin dan dinaikin hidungnya, jadi dapet dua, dapet estetik juga, dapet bisa bernapas juga, alhamdulillah," pungkas Ricis. (*)
Artikel Asli




