Menkes BGS Bagi Tips Setelah Terima Daging Kurban, Baca Ini!

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan paparan dalam acara Health Summit di 25hours Hotel The Oddbird, Jakarta, Rabu (13/8/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat memanfaatkan momen Iduladha untuk meningkatkan asupan protein hewani. Daging kurban yang dibagikan saat Hari Raya Iduladha, kata ia, memiliki nilai gizi tinggi dan bisa menjadi sumber protein berkualitas bagi masyarakat.

Dalam program Budi Gemar Sharing (BGS) di reel Instagram resmi @bgsadikin, Budi bilang, protein yang terkandung dalam daging sapi maupun kambing memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Itu mulai dari membantu pembentukan otot hingga mendukung proses pemulihan tubuh setelah beraktivitas fisik.


"Daging kurban itu berkahnya besar sekali, karena protein yang ada di dalamnya setara dengan whey protein yang harganya jutaan rupiah itu," ujar Budi dikutip di Jakarta pada Rabu (27/5/2026).

Baca: Rupiah Ambruk di Pasar Luar Negeri, Dolar Tembus Rp17.800 - Rp 18.000

Ia menjelaskan, setiap 100 gram daging sapi mengandung sekitar 26 gram protein. Kandungan tersebut penting untuk mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan massa otot, terutama bagi mereka yang rutin berolahraga atau sedang dalam masa pemulihan setelah aktivitas berat.

Budi bilang, daging merah juga mengandung berbagai asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh manusia. Sehingga, kebutuhan zat gizi tersebut harus dipenuhi dari makanan.

"Daging kambing dan daging sapi ini sangat dibutuhkan tubuh karena mengandung banyak asam amino yang tidak bisa diproduksi tubuh kita sendiri," katanya.

Budi juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menghabiskan seluruh daging kurban dalam satu kali masak. Ia menyarankan daging dibagi ke dalam beberapa porsi kecil sehingga bisa dikonsumsi dalam beberapa hari.

"Kalau dikasih daging kurban sekitar satu kilogram, jangan dihabiskan semua. Dibagi menjadi porsi-porsi yang lebih kecil supaya bisa dimasak untuk beberapa hari," ujarnya.

Lebih lanjut, Budi menyoroti kandungan leucine dalam daging sapi dan kambing. Leucine merupakan salah satu dari sembilan asam amino esensial yang berperan penting dalam merangsang pembentukan otot.

Ia menilai asupan protein hewani menjadi sangat penting bagi kelompok yang rentan mengalami kekurangan protein, seperti ibu rumah tangga, remaja putri, hingga lanjut usia.

"Mereka adalah kelompok yang paling sering kekurangan protein hewani di Indonesia," kata Budi.

Budi pun mengajak masyarakat menjadikan Iduladha bukan hanya sebagai momen berbagi dengan sesama, tetapi juga kesempatan memperbaiki kualitas gizi. Menurutnya, pembagian daging kurban dapat menjadi salah satu cara paling mudah dan murah untuk meningkatkan konsumsi protein hewani yang berkualitas.

"Idul Adha itu bukan cuma soal berbagi daging dengan sesama. Buat kesehatan tubuh kita, ini adalah sebuah momentum berharga untuk upgrade asupan protein paling murah yang hadir setahun sekali," ujar Budi.


(mij/mij) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Persib Raih Juara Liga Indonesia, ke-3 Kalinya Secara Beruntun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar Tuban Raih Top CSR Awards 2026
• 22 jam laluberitajatim.com
thumb
5 Fakta Aksi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul oleh Ormas, Respons Tegas Pengurus GMS hingga Sri Sultan HB X
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
2 Sapi Kurban di Tangerang Lepas, Ada yang Tercebur ke Selokan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
KBRI Roma Gelar Salat Iduladha Bersama 170 WNI di Italia
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Oleh-Oleh Jogja Financial Festival 2026: Ilmu Perbankan dan Tabungan
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.