PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) membidik kenaikan kontrak baru pada tahun ini dengan menargetkan angka Rp4 triliun.
IDXChannel - PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) membidik kenaikan kontrak baru pada tahun ini meski kondisi perekonomian masih menantang. Emiten konstruksi swasta itu menargetkan kontrak baru senilai Rp4 triliun pada 2026, lebih besar daripada realisasi kontrak baru tahun lalu sebesar Rp3,1 triliun.
Selain kontrak baru, perseroan juga menargetkan pendapatan usaha pada tahun ini meningkat dari tahun 2025 yang sebesar Rp3,61 triliun.
"Target kontrak baru adalah sebesar Rp4 triliun dan target pendapatan sebesar Rp3,8 triliun," kata manajemen NRCA dalam Public Expose dikutip Rabu (27/5/2026).
Hingga akhir 2025, sisa kontrak baru NRCA mencapai Rp3,34 triliun. Sepanjang tahun lalu, perseroan meraih kontrak baru Rp3,11 triliun, sehingga sisa kontrak tahun depan mencapai Rp2,81 triliun.
Sepanjang 2025, perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp3,61 triliun. Segmen jasa konstruksi masih menjadi kontributor utama pendapatan dengan porsi mencapai 99,75 persen.
Untuk memenuhi target kontrak baru pada 2026, perseroan tetap mengandalkan pelanggan lama yang melakukan repeat order. Di samping itu, perseroan juga akan mencari proyek baru gedung bertingkat tinggi seperti hotel, apartemen, pusat perbelanjaan, rumah sakit, gedung pendidikan, dan sejenisnya.
Hingga Mei 2026, perseroan telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp1,11 triliun. Kontrak baru tersebut meliputi proyek Pou Chen Factory Pekalongan, Lampung City Mall Phase 2, New Malio Hotel Hayam Wuruk Jakarta, St. Carolus Hospital Gading Serpong, Little Sun School Surabaya, dan Grha Baramulti Jakarta.
(Rahmat Fiansyah)





