Ini Siasat Segar Kumala (BUAH) Tekan Dampak Pelemahan Rupiah

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) mengungkapkan strategi menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) atau USD.

Ini Siasat Segar Kumala (BUAH) Tekan Dampak Pelemahan Rupiah. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) mengungkapkan strategi menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) atau USD. Salah satunya adalah melakukan diversifikasi kurs ke mata uang China, renminbi (RMB).

Direktur Utama BUAH Renny Lauren mengakui pelemahan rupiah yang terjadi beberapa waktu terakhir memberikan dampak terhadap kenaikan biaya produksi dan operasional.

Baca Juga:
Bidik Pasar Pangan, Segar Kumala (BUAH) Ekspansi ke Bisnis Daging Ayam

"Fluktuasi kurs tentu sangat berdampak, walaupun mitigasi yang kita lakukan dan sudah kita lakukan dengan diversifikasi dari kurs tersebut," ujarnya dalam public expose di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Dia menerangkan, diversifikasi kurs tersebut dilakukan mengingat mayoritas 66 persen produk BUAH merupakan hasil impor dari China.

Baca Juga:
Segar Kumala (BUAH) Gelar RUPS Akhir Mei 2026, Laba Bersih Naik 42 Persen

Renny menegaskan, strategi diversifikasi kurs ini menjadi salah satu yang membuat perseroan tetap bisa bersaing dengan harga yang terbaik dan kompetitif. "Mengingat spending dari masyarakat, kita harus tetap menargetkan memberikan harga yang terbaik," katanya.

Baca Juga:
Segar Kumala Indonesia (BUAH) Segera Bagikan Dividen Final Rp25 Miliar

Namun, kata Renny, ada faktor lainnya yang paling sulit dihindari oleh perseroan yakni kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Jadi salah satu hal yang mungkin menurut saya menjadi PR adalah kenaikan BBM. Kenaikan BBM agak sulit dihindari dibandingkan dengan kurs, kurs kita mungkin bisa diversifikasi, tapi kalau BBM sangat sulit dihindari," ujarnya.

Meski demikian, Renny menuturkan, operasional perseroan ke depannya akan lebih mengetatkan risiko limbah buah (fruit waste). Sehingga, pengiriman ke daerah adalah produk yang paling bagus kualitasnya.

"Jika ada produk yang mengalami degradasi kualitas, kita akan menyelesaikannya di distribution center kami. Jadi penjualannya dapat terlihat memang kekuatan atau core kita karena utama kita secara volume memang di Jawa. Jadi kita akan mengirimkan produk terbaik ke daerah bagian timur yang mempunyai biaya pengiriman yang jauh lebih tinggi," ujar Renny.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Guguran Panas Saat Idul Adha Rabu 27 Mei 2026
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Hari Raya Iduladha, PT Semen Tonasa Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Sekitar Perusahaan
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Dari Desa hingga Kota, Ragam Momen Sholat Idul Adha 1447 H di Indonesia
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
DPP Partai Golkar Kurban 47 Sapi dan 4 Ekor Kambing, Daging Didistribusikan ke Pesantren-Masyarakat Jakarta Utara
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.