Brebes: Demi mengurangi sampah platik, shohibul kurban di Desa Luwungragi, yakni H. Ridhohul Khukam di Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah, beralih menggunakan daun pisang sebagai pembungkus daging. Langkah ini diambil sebagai gerakan mengurangi sampah plastik.
"Alasan utamanya untuk mengurangi sampah plastik. Jika menggunakan daun pisang, kemasannya akan lebih cepat terurai sehingga ramah lingkungan, " ujar panitia kurban, Kanty Yosefa, Rabu, 27 Mei 2026.
Baca Juga :
Wamensesneg: Penyaluran Sapi Kurban Prabowo Bagian Bantuan Presiden"Di pedesaan daun pisang juga mudah didapat. Setiap daging yang dibagikan hanya butuh dua lembar daun pisang untuk membungkusnya agar bisa tertutup rapat dan rapi," terang Kanti.
Ilustrasi-Panitia kurban Masjid Al Azhar kembali gunakan besek sebagai media pembungkus daging kurban. Foto: Metro TV/Arbida.
Menurut Kanti, tahun ini H. Ridhohul Khukam yang sedang menunaikan ibadah haji berkurban 21 ekor sapi. Dagingnya dibagikan ke Desa Luwungragi, Sengon, Songgom, Siasem, hingga Tegal dan beberapa wilayah lain.
"Tahun ini Alhamdulillah ada 21 ekor hewan kurban yang disembelih dan disebarkan kepada masyarakat di beberapa wilayah yang telah ditentukan oleh Pak Haji Ridho. Di antaranya ada di daerah Sengon, Songgom, Desa Luwungragi sendiri, Siasem, hingga ke Tegal dan beberapa tempat lain," jelas Kanti.
Ketua RW Desa Luwungragi, M. Amin Toha, mengapresiasi langkah tersebut. “Semoga gerakan ini terus meluas demi menciptakan perayaan hari besar yang bersih dan bebas polusi plastik,” ujar Amin. (MI/JI)



