Liputan6.com, Jakarta - Warga RT 11 RW 07 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) mengembangkan alat pengolahan sampah plastik berbasis teknologi sederhana untuk meningkatkan nilai ekonomi sampah rumah tangga.
"Kita ubah menjadi sesuatu yang mengasyikkan agar orang itu buang sampah minimal nanti kita ubah menjadi berkah, menjadi cuan," ujar Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Utara Imam Basori kepada wartawan di Jakarta, Rabu, melansir Antara.
Advertisement
"Program tersebut bertujuan mengubah kebiasaan membuang sampah menjadi aktivitas yang bernilai manfaat bagi masyarakat," sambung dia.
Imam mengatakan, pengelolaan sampah dilakukan melalui kolaborasi dengan pengepul dan instansi lingkungan hidup agar sampah yang dikumpulkan dapat diproduksi kembali menjadi barang bermanfaat.
Pihaknya tengah menyiapkan alat bernama 'Smart Geprek' untuk membantu proses penghancuran sampah plastik seperti botol dan tutup botol menggunakan sistem dinamo dan gearbox.
"Kalau seumpama manual kan kadang digeprek pakai tenaga manusia. Jadi kita nanti menggunakan sistem dinamo yang teknologinya pakai seperti itu," ucap Imam.




