Cabuli Enam Santriwati, Pengasuh Ponpes Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap Polisi

jpnn.com
14 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, PEKALONGAN - Polresta Pekalongan mnangkap seorang pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran bernama Abdul Khalim Fadlun atas dugaan pencabulan terhadap enam santriwati.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi di Pekalongan, Rabu, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat enam korban berusia antara 17 - 25 tahun yang tengah menjalani pemeriksaan bersama terduga pelaku.

BACA JUGA: Update Dugaan Pencabulan Santriwati oleh Pimpinan Ponpes di Garut

"Kami juga membuka kemungkinan adanya tambahan korban lain mengingat jumlah dugaan korban yang belum berani melapor disebut mencapai lebih dari 25 orang," katanya.

Usai diamankan, Rabu (27/5), Pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Pekalongan Kota.

BACA JUGA: Oknum Guru MYA Jadi Tersangka Pencabulan Santri

Selain itu, sejumlah santri yang diduga menjadi korban juga turut dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.

Sebelum penangkapan terhadap pengasuh ponpes, sekelompok massa organisasi masyarakat menggeruduk Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati di Buaran, Kabupaten Pekalongan, Rabu (27/5).

BACA JUGA: Pengasuh Tersangka Pencabulan, Ponpes Al Anwar Mantingan Direkomendasikan Tak Terima Santri Baru

Massa yang mengatasnamakan diri Yakuza Mangenes itu meminta pertanggungjawaban pimpinan pondok yang diduga melakukan perbuatan asusila terhadap puluhan santrinya.

Saat didatangi lebih dari 20 anggota organisasi tersebut, sejumlah korban yang merupakan mantan santriwati langsung memberikan kesaksian di hadapan ratusan santri lainnya agar berani berbicara dan melapor.

Sebelum situasi memanas, polisi langsung mengamankan Pimpinan Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan KH. Abdul Khalim Fadlun.

Juru bicara Yakuza Mangenes Eko Ebes mengatakan pihaknya sebelumnya menerima puluhan aduan dari korban tetapi hingga kini baru enam korban yang berani membuat laporan resmi.

"Jumlah itu belum termasuk santriwati yang sebelumnya viral karena hamil dan melahirkan, yang juga diduga berkaitan dengan kasus tersebut," katanya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masjid Istiqlal Kebanjiran 750 Proposal Pembagian Daging Kurban
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mau Dipotong, Sapi Kurban 350 Kg Kabur dan Terjebak di Gorong-gorong Sedalam 2 Meter di Jaktim
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Singgung Soal Penalti di F1 GP Kanada 2026, Isack Hadjar Sampaikan Permintaan Maaf Kepada Charles Leclerc
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Me(r)atapi, eh Me(n)atapi, Fenomena Pembeludakan Alumni Cumlaude
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
284 Siswa Kelas XII SMAN 14 Bandar Lampung Catat Rekor, 100 Persen Lolos PTN 2026
• 15 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.