Prudential Indonesia Perkuat Sistem Antisipasi Fraud Asuransi Kesehatan yang Semakin Kompleks di Indonesia

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Prudential Indonesia memperkuat upaya antisipasi fraud di industri asuransi kesehatan Indonesia yang dinilai semakin kompleks seiring meningkatnya pertumbuhan sektor tersebut pada tahun 2026.

Vice President Director Prudential Indonesia Vikas Sinha menyampaikan bahwa industri asuransi kesehatan diperkirakan terus tumbuh namun menghadapi tantangan berupa peningkatan risiko fraud.

Risiko fraud tersebut dipicu oleh keterlibatan berbagai pihak dalam ekosistem layanan kesehatan yang meningkatkan potensi kecurangan dalam proses klaim asuransi.

Fraud dalam asuransi kesehatan dinilai dapat menyebabkan kerugian finansial sekaligus menurunkan kepercayaan nasabah serta melemahkan inklusi keuangan masyarakat.

Penanganan fraud disebut sebagai pilar utama keberlanjutan industri asuransi dan bukan hanya sekadar kepatuhan terhadap regulasi.

Penguatan Tata Kelola dan Kesadaran Risiko

Perusahaan memperkuat tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance melalui program Risk Awareness Series 2026 untuk meningkatkan literasi anti-fraud dan budaya sadar risiko.

Chair of the Board of Directors ACFE Indonesia Chapter Hery Subowo menyampaikan bahwa tren fraud klaim kesehatan semakin beragam termasuk manipulasi diagnosis, klaim berulang, dan penyalahgunaan identitas peserta.

Ia mendorong industri untuk memperkuat langkah pencegahan fraud secara menyeluruh dan tidak menunda implementasinya.

Strategi Pencegahan Berbasis Teknologi dan Kolaborasi

Strategi pencegahan fraud dilakukan melalui kombinasi verifikasi manual, audit, validasi klaim, serta pemanfaatan teknologi seperti analitik data, kecerdasan buatan, dan pemantauan real-time.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum BPJS Kesehatan Vetty Yulianty Permanasari menyampaikan bahwa fraud juga terjadi dalam bentuk klaim layanan tidak diberikan, penggunaan obat berlebihan, dan manipulasi klaim.

BPJS Kesehatan memperkuat pencegahan fraud melalui manajemen risiko, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kepatuhan mitra, serta sistem deteksi berbasis data.

Prudential Indonesia juga mengintegrasikan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), otomatisasi, dan analitik data dalam sistem deteksi fraud pada proses klaim.

Program Risk Awareness Series 2026 diharapkan memperkuat kesadaran seluruh karyawan dalam mengenali serta memitigasi potensi fraud sejak dini.

Upaya tersebut ditujukan untuk membangun ekosistem asuransi kesehatan yang bersih, berkelanjutan, dan dapat dipercaya oleh masyarakat Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menag Nasaruddin Umar Melayat ke Rumah Duka Maria Bernadeth Latifah Oetama: Selamat Jalan Ibu Jakob
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Wall Street Pesta Rekor Baru, Tapi Ada yang Diam-Diam Merana
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Perkuat kepedulian sosial, LDII Jakarta gelar kegiatan Tebar Kurban
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
PP Muhammadiyah Akan Salurkan 20 Sapi Kurban, Termasuk Milik Presiden
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.