Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) menyesalkan peristiwa pembubaran ibadah di Gereja Misa Sejahtera (GMS) Sewon, Bantul. Kemenag menilai tidak sepatutnya peristiwa tersebut terjadi.

"Menyesalkan terjadinya kembali aksi pembubaran ibadah jemaah gereja. Tindakan semacam ini semestinya bisa dihindari melalui pendekatan yang lebih persuasif dan mengedepankan musyawarah," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Komunikasi Publik, Thobib Al Asyhar, saat dihubungi, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Bupati Sesalkan Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul: Persekusi Tidak Dibenarkan

Thobib menuturkan Kemenag mendukung penegak hukum mengusut peristiwa tersebut. Menurutnya, pembubaran ibadah tindakan yang melanggar aturan.

"Mendukung langkah penegak hukum untuk melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan terhadap setiap aksi anarkisme dan tindak kekesaran," tuturnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan terkait perizinan pendirian rumah ibadah. Masyarakat juga diminta menjaga kerukunan antar umat beragama dan mengedepankan musyawarah.

"Mengimbau umat beragama untuk mematuhi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006 terkait izin pendirian rumah ibadah. Bagaimanapun sampai saat ini, itulah regulasi yang berlaku untuk dijadikan pedoman bersama bagi semua umat beragama," ucapnya.

"Mengajak umat beragama untuk tetap menjaga kerukunan dan saling menghormati kebebasan beragama dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Ke depan kan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan pandangan dan jauhi tindakan kekerasan," imbuhnya.

Meski belum ada laporan yang masuk, namun polisi tengah menyelidiki peristiwa tersebut. Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengatakan pihaknya tengah melakukan pendalaman.

"Masih kami dalami dan mohon doanya, dari penyelidik dan penyidik sedang bekerja," ujarnya kepada wartawan di Masjid Agung Manunggal Bantul, Rabu (27/5).

Baca juga: Respons Sultan HB X soal Pembubaran Ibadat Gereja Misi Sejahtera di Bantul


Diketahui, peristiwa ibadah yang dibubarkan terjadi pada Minggu (24/5). Postingan bernarasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon, Bantul, oleh salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) ramai di media sosial (medsos). Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bantul mengaku tengah mengambil langkah agar situasi tetap kondusif.

"Lagi dan lagi, hari ini saya mendapatkan laporan tentang adanya pembubaran ibadah paksa yang dialami oleh Jemaat Gereia GMS Bantul oleh oknum-oknum Intolerans. bahkan sampai memakai kekerasan. tolong diatensi broku @yudhawk157," tulis akun Instagram @davidherson_official seperti dilihat detikJogja.

"Apa mereka lupa bahwa Negara ini menjamin sesuai dengan Pasal 29:1&2 Undang-undang dasar 1945 bahwa setiap negara berhak untuk beribadah sesuai dengan kepercayaannya masing-masing. Mohon perhatiannva dan tindak secara tegas oknum-oknum intolerans tersebut @kapolri_indonesia @pemkabbantul @kemenag_ri @polresbantuldiy @poldajogja," lanjut akun tersebut.

Plt Kepala Kesbangpol Bantul, Yulius Suharta, membenarkan adanya kejadian tersebut. Yulius menambahkan, Kesbangpol telah mencoba untuk melakukan antisipasi terkait pergerakan tersebut. Akan tetapi peristiwa tersebut akhirnya tetap terjadi.

"Kami sudah mencoba untuk mengantisipasi, tapi memang faktanya kemarin terjadi pergerakan di tempat kegiatan GMS seperti itu," ucapnya.




(dek/imk)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Film "Disclosure Day" garapan Steven Spielberg menuai pujian
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Dituding Tak Nafkahi Anak, Isi Perjanjian Cerai Ruben Onsu Bayar Rp200 Juta Per Bulan ke Sarwendah Dibongkar
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Car Free Day Jakarta 31 Maret 2026 Ditiadakan, Libur Waisak!
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Satu Aplikasi, Banyak Solusi: KliknClean Kini Hadirkan Layanan Lebih Lengkap untuk Warga Surabaya
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Cerita Toleransi Salat Id di Lapangan Gereja Depok Saat Idul Adha
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.