BSI Salurkan 24 Ribu Hewan Kurban, Naik 57 Persen dari Tahun Lalu

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA— PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau Bank Syariah Indonesia menyalurkan 24.053 ekor hewan kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Jumlah tersebut meningkat 57 persen dibanding tahun lalu yang tercatat sebanyak 15.272 ekor.

Penyaluran hewan kurban dilakukan hingga ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk daerah 3T atau tertinggal, terdepan, dan terluar. Program tersebut juga diklaim menjadi bagian dari upaya perseroan memperkuat ekonomi umat yang inklusif dan berkelanjutan.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, perbankan syariah harus mampu menghadirkan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan dampak sosial bagi masyarakat.

“Perbankan syariah hadir untuk membawa kemaslahatan yang lebih luas. Kinerja positif yang berhasil diraih BSI harus berbanding lurus dengan peningkatan volume ZISWAF, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung dalam meningkatkan kesejahteraan umat, salah satunya melalui pemerataan distribusi hewan kurban ini,” ujar Anggoro dalam keterangannya, Rabu, 27 Mei 2026.

Selain penyaluran kurban, BSI juga mendorong digitalisasi layanan ibadah melalui aplikasi BYOND by BSI dan kartu pembiayaan BSI Hasanah Card. Perseroan bekerja sama dengan 25 Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk memfasilitasi transaksi kurban digital.

Sepanjang periode Iduladha tahun ini, transaksi kurban digital melalui platform BYOND mencapai Rp2,5 miliar. Sementara transaksi pembelian hewan kurban menggunakan BSI Hasanah Card mendekati Rp20 miliar.

BSI menyebut tingginya partisipasi masyarakat didorong kemudahan akses digital dan harga hewan kurban yang lebih terjangkau, mulai Rp1,9 juta untuk kambing.

Program kurban tahun ini juga melibatkan 37 peternak lokal, termasuk 19 UMKM dan desa binaan BSI yang tersebar di Aceh, Sumatera Selatan, Jabodetabek, Jawa, Sulawesi Selatan, Kalimantan hingga Nusa Tenggara.

Menurut Anggoro, keterlibatan peternak lokal diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi berantai bagi sektor usaha mikro dan peternakan rakyat.

“Kami ingin memastikan ekonomi kerakyatan tumbuh dari hulu ke hilir. Peternak binaan kami berikan kepastian pasar dengan stok hewan yang terjaga kualitasnya,” katanya.

BSI juga menerapkan distribusi ramah lingkungan dengan penggunaan besek bambu dalam pembagian daging kurban. Daging kurban tersebut didistribusikan dalam lebih dari 600 ribu kantong kepada masyarakat duafa, pesantren, serta wilayah terdampak bencana.

Perseroan memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan dalam kondisi sehat dan telah mengantongi sertifikat uji klinis dari Rumah Potong Hewan dan dinas peternakan setempat. (edo)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Umat Muslim Palestina Salat Idul Adha di Masjid Al-Aqsa
• 23 jam laludetik.com
thumb
Polisi Ringkus Tiga Pengedar Obat Keras Ilegal di Tanah Abang, Ribuan Pil Disita
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Hasilkan 240 Ton per Hari, Masyarakat Kota Jayapura Diajak Pilah Sampah dari Rumah
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Istri Gus Yaqut Ngaku Suaminya Tak Pernah Cerita Soal Kasusnya
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Satu Orang Meninggal dan Dua Luka-luka Akibat Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.