Gresik (beritajatim.com)- Warga dan pengguna jalan yang melintas di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo dibuat panik setelah seekor ular piton sepanjang 2,5 meter terlihat berjalan di marka tengah jalan raya tepat di depan Polres Gresik, Kamis (28/5/2026).
Kemunculan ular piton tersebut pertama kali diketahui oleh Ridho (45) seorang pengendara motor saat melihat ular berjalan di trotoar tengah pembatas jalan raya. Khawatir membahayakan pengendara dan masyarakat sekitar. Ridho langsung meminta bantuan dengan menghubungi layanan darurat 112 milik Pemkab Gresik.
Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Pos Kota sebagai tim rescue penyelamatan hewan liar.
Setelah menerima laporan, personel Damkar Gresik langsung bergerak cepat menuju lokasi dengan mengenakan alat pelindung diri serta membawa peralatan rescue berupa penjepit ular.
Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan proses evakuasi ular piton yang berada di tengah jalan raya dekat area pepohonan pembatas jalan. Proses penangkapan berlangsung hati-hati demi menghindari risiko terhadap pengguna jalan maupun petugas.
“Sebanyak delapan personel diterjunkan ke lokasi guna mengevakuasi ular piton 2,5 meter yang berkeliaran di jalan raya,” ujar Kepala Dinas (Kadis) Damkar Kabupaten Gresik Suyono.
Berkat kesigapan petugas Damkar dan bantuan dari pelapor, ular piton sepanjang sekitar 2,5 meter itu akhirnya berhasil diamankan. Ular kemudian dimasukkan ke dalam karung untuk selanjutnya dievakuasi dari lokasi kejadian.
Setelah proses rescue selesai, personel Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Gresik langsung mengemasi peralatan dan kembali ke posko.
Peristiwa kemunculan ular piton di pusat kota tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di kawasan depan Polres Gresik. (dny/ted)




