Anggaran Rp100 M Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN Tak Perlu Dipermasalahkan, DPR: Ini Hal Biasa

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Polemik sapi kurban Presiden Prabowo Subianto belakangan menjadi sorotan publik. Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengadaan ribuan sapi kurban menuai pertanyaan, namun DPR menegaskan program tersebut bukan sesuatu yang baru dalam tradisi pemerintahan Indonesia.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengatakan bantuan hewan kurban Presiden menggunakan APBN tidak perlu dipermasalahkan. Menurutnya, bantuan sosial kemasyarakatan oleh kepala negara memang sudah lazim dilakukan sejak era pemerintahan sebelumnya.

"Ini hal yang biasa dalam persoalan kenegaraan. Presiden sebagai kepala negara memang memiliki anggaran yang diperuntukkan membantu masyarakat," kata Sugiat di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis (28/5).

Ia menegaskan program bantuan kurban Presiden tidak hanya terjadi di era Presiden Prabowo Subianto. Program serupa, kata dia, sudah berjalan sejak pemerintahan terdahulu dan rutin dilakukan setiap momentum Iduladha.

Menurut Sugiat, bantuan hewan kurban tersebut justru memberi manfaat besar bagi masyarakat, terutama warga yang membutuhkan agar bisa ikut merayakan Iduladha.

Dengan adanya bantuan itu, ribuan masyarakat dinilai terbantu untuk menikmati daging kurban di berbagai daerah.

Baca Juga: Batas Waktu Penyembelihan Hewan Kurban 2026, Jangan Sampai Salah karena Bisa Tidak Sah

Sugiat juga menilai bantuan presiden kepada masyarakat selama ini tidak hanya berupa hewan kurban. Pemerintah, kata dia, juga mengalokasikan bantuan untuk sektor pendidikan, kesehatan hingga fasilitas publik.

"Bukan hanya kurban. Bantuan presiden juga banyak untuk pendidikan, kesehatan, sampai fasilitas publik. Jadi, jangan melihat ini seolah sesuatu yang baru," ujar Sugiat.

Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban untuk Iduladha tahun ini.

Seluruh sapi tersebut berasal dari peternak lokal dengan bobot premium, mulai dari 800 kilogram hingga mencapai 1,3 ton.

Juri menjelaskan jenis sapi yang disalurkan cukup beragam, di antaranya Simmental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, FH, Belgian Blue hingga Charolais.

Menurut Juri, anggaran pengadaan sapi kurban tersebut berasal dari APBN melalui pos bantuan presiden untuk kemasyarakatan dengan nilai sekitar Rp100 miliar.

Baca Juga: MUI Tegaskan Pembelian Hewan Kurban Presiden Prabowo Pakai APBN Sah Secara Syar'i

Ia menegaskan program penyaluran sapi kurban Presiden merupakan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan Presiden atau Banpres yang memang sudah berlangsung dari tahun ke tahun.

“Maksud dari sapi kurban dari Presiden adalah bantuan pemerintah kepada masyarakat. Tujuannya agar warga yang membutuhkan dapat merayakan Iduladha dengan menyembelih hewan kurban bersama,” ujar Juri di Jakarta, Rabu (27/5/2025).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terima Sapi Presiden, PB IKA PMII Siap Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Zendaya Ungkap Syuting Film Spider-Man: Brand New Day Bagai Pulang ke Rumah
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cuti Bersama Idul Adha, Tak Ada Ganjil Genap Hari Ini
• 7 jam laludetik.com
thumb
Tak Punya Uang Nekat Naik Haji, Warga RI Dikejar Rentenir
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sapi Ngamuk di Jakbar hingga Sapi Limosin Bantuan Presiden Sempat Kabur di Blora | KOMPAS PETANG
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.