Polsek Duren Sawit Temukan Obat Keras Daftar G saat Razia Kendaraan Malam Hari

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Polsek Duren Sawit menemukan sejumlah obat keras daftar G dari beberapa pengendara saat menggelar razia kendaraan bermotor di Jalan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (27/5) malam.

Obat daftar G diketahui hanya boleh dikonsumsi dengan pengawasan dan resep dokter karena termasuk kategori obat keras dan berbahaya.

“Kami menemukan obat keras daftar G dari pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil boks saat razia semalam,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit Bayu Indra Praga.

Polisi Periksa Kendaraan dan Barang Bawaan

Razia dilakukan secara stasioner dengan menghentikan kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan tersebut.

Petugas kemudian memeriksa surat kendaraan, identitas pengendara, hingga barang bawaan untuk memastikan tidak ada senjata tajam maupun barang terlarang lainnya.

“Kami juga mendapati kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kelengkapan berkendara,” ujar Bayu.

Menurut dia, pemeriksaan dilakukan secara ketat terhadap setiap kendaraan yang melintas di lokasi razia.

Petugas meminta pengendara membuka jok motor dan memperlihatkan barang bawaan guna memastikan keamanan lingkungan sekitar.

“Kami ingin memastikan kendaraan yang melintas tidak membawa senjata tajam,” kata Bayu.

Obat Keras Ditemukan dari Pengendara Motor dan Mobil Boks

Bayu menjelaskan obat keras daftar G pertama kali ditemukan dari dua pemuda berinisial A dan S yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Tak lama berselang, polisi kembali menemukan obat keras serupa dari seorang pengemudi mobil boks yang melintas di lokasi razia.

Meski menemukan obat keras, polisi memastikan tidak ada senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya yang ditemukan selama pemeriksaan berlangsung.

Polisi menyebut razia tersebut dilakukan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan yang masih rawan terjadi di sejumlah titik di Jakarta.

“Razia stasioner ini akan terus dilakukan guna mengantisipasi adanya aksi kejahatan jalanan seperti yang tengah rawan terjadi di titik-titik di Ibu Kota,” tambah Bayu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sumut Jadi Tuan Rumah BTN Indonesia Fashion Week 2026, Kahiyang Ayu Dorong Ulos Tembus Panggung Fashion Dunia
• 18 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Untuk Apa Prabowo Sampai Tiga Kali Berkunjung ke Perancis?
• 19 jam lalukompas.com
thumb
MDA Distribusi 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal Luwu
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Nova Arianto Coret 3 Pemain Timnas Indonesia U-19 Jelang Piala AFF U-19 2026, Salah Satunya Pemain Diaspora
• 2 jam lalubola.com
thumb
FIFA Diinvestigasi Jaksa AS Imbas Dugaan Manipulasi Harga Tiket Piala Dunia 2026
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.