Alumninya Diduga Manipulasi Riset di Konferensi Internasional, ITB Buka Suara

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG, KOMPAS - Salah seorang alumni Institut Teknologi Bandung bernama Prihantini diduga terlibat manipulasi riset dalam sebuah konferensi internasional. ITB pun menyampaikan keprihatinan atas sorotan dan perbincangan publik terhadap tindakan tersebut.

Sebelumnya, beredar informasi di media sosial mengenai sejumlah periset dari Indonesia yang diduga melakukan manipulasi dalam konferensi ilmiah internasional untuk para ahli pneumonia dunia.

Kegiatan itu berlangsung pada 17-21 Mei 2026 di Kopenhagen, Denmark. Prihantini diduga termasuk dalam tim yang terlibat manipulasi dalam konferensi tersebut.

Kasus dugaan pemalsuan riset ini ramai dibahas di media sosial selama beberapa hari terakhir. Dugaan pemalsuan itu antara lain diungkapkan akun @mandharabrasika di media sosial Threads, Senin (25/5/2026).

Motif manipulasi riset tersebut diduga untuk mendapatkan travel grant atau dana hibah agar bepergian ke luar negeri tanpa mengeluarkan biaya pribadi.

Baca JugaKasus Pemalsuan Riset di Konferensi Internasional, UNY Cek Dugaan Keterlibatan Alumninya

Prihantini merupakan alumni Program Magister Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB angkatan 2020. Dia telah lulus pada tahun 2022.

Sementara itu, untuk pendidikan strata satu, Prihantini merupakan alumni Program Studi Matematika Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Selain Prihantini, seorang alumni UNY lain bernama Rifaldy Fajar juga diduga terlibat dalam masalah tersebut.

Dekan FMIPA ITB Aep Patah, Kamis (28/5/2026), mengatakan, materi yang dipresentasikan Prihantini dalam konferensi internasional tersebut tidak berkaitan dengan tesis maupun aktivitas akademik di ITB.

Adapun tesis Prihantini saat menempuh studi Magister di ITB berjudul “Kajian Analitik Gelombang Air Akibat Longsoran pada Pantai Miring”.

Baca JugaKehormatan dan Martabat Kaum Intelektual Perlu Makin Dikuatkan

"ITB menyatakan sikap bahwa tindakan Prihantini tersebut merupakan tindakan sebagai seorang individu. Dengan demikian, jika terdapat proses hukum atas tindakan tersebut, maka ITB sangat menghormati upaya hukum dimaksud," kata Aep.

Aep menyatakan, ITB berkomitmen untuk terus memperkuat budaya akademik, khususnya di ranah penelitian yang berintegritas dan bertanggung jawab.

Sebelumnya, Wakil Rektor Bidang Akademik UNY Nur Hidayanto mengatakan, pihaknya sudah mencoba menghubungi nomor kontak Rifaldy Fajar dan Prihantini yang tercantum di database universitas itu. Namun, nomor Rifaldy tidak bisa dihubungi. Adapun nomor Prihantini sudah berhasil dikontak pihak UNY.

Menurut Nur, saat dimintai klarifikasi terkait masalah tersebut, Prihantini menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial dan membawa nama UNY.

Selain itu, kata Nur, Prihantini juga menyatakan, informasi yang beredar di media sosial tersebut tidak semuanya benar. Prihantini pun disebut sedang menyusun klarifikasi dan penjelasan terkait informasi yang beredar di media sosial.

ITB menyatakan sikap bahwa tindakan Prihantini tersebut merupakan tindakan sebagai seorang individu

Sementara itu beredar informasi di media sosial yang diduga klarifikasi tim periset yang diwakili Rifaldy Fajar. Tim itu menyampaikan permintaan maaf atas perbuatan mereka.

Dalam pernyataannya, tim meminta maaf terkait penggunaan afiliasi komunitas riset independen yang menimbulkan kesalahpahaman seolah-olah merupakan institusi formal resmi.

Baca JugaRiset Perguruan Tinggi Tak Sekadar Berhenti di Publikasi Ilmiah

Tim juga mengakui adanya pencantuman nama beberapa individu yang tidak hadir atau tidak terlibat langsung dalam konferensi tertentu serta adanya presentasi yang diwakili oleh satu orang untuk beberapa nama penulis sekaligus.

"Kami memohon maaf bahwa partisipasi kami dalam konferensi memang bertujuan memperoleh travel grant sekaligus kesempatan untuk bepergian ke luar negeri," demikian bunyi pernyataan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Barcelona Sepakati Transfer Anthony Gordon dari Newcastle
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
7 Rekomendasi Wedding Organizer dari Pengantin, Bikin Nikahan Jadi Berkesan
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
BNI Hadirkan Semangat Berbagi Lewat Penyaluran 1.200 Hewan Kurban
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Ayu Ting Ting Tak Trauma Jatuh Cinta Lagi: Ikutin Aja Alurnya
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Profil Stadion Dallas: Arena 100 Ribu Penonton Beratap Megah, Venue Semifinal Piala Dunia 2026
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.