EtIndonesia. Kasus terbaru terkait infiltrasi Partai Komunis Tiongkok (PKT) kembali menjadi sorotan. Baru-baru ini, jurnalis Amerika Thomas Pauken II didakwa oleh Departemen Kehakiman AS karena diduga bertindak sebagai agen ilegal bagi PKT.
Thomas Pauken II, yang menggunakan nama pena Tom McGregor, pernah tinggal di Tiongkok lebih dari 10 tahun. Ia bekerja sebagai jurnalis untuk media resmi PKT seperti Radio Internasional Tiongkok, CCTV, CGTN, dan Kantor Berita Xinhua.
Pada tahun 2019, ia menerbitkan sebuah buku mengenai perang dagang AS–Tiongkok dan mengklaim dapat memberikan sudut pandang netral.
Menurut dokumen pernyataan bersumpah di pengadilan, sejak 2019 Pauken beroperasi di bawah arahan seorang kontak dari Kementerian Keamanan Negara PKT bernama “Cathy”. Disebutkan pula bahwa laporan intelijen yang ditulis Pauken akan langsung diberikan kepada pemimpin PKT.
Salah satu tugas utama Pauken adalah mendekati seorang individu yang kemungkinan akan masuk ke pemerintahan Trump.
Pauken diketahui beberapa kali bepergian antara AS dan Tiongkok dengan biaya perjalanan ditanggung pihak Tiongkok. Ditambah bayaran untuk penulisan laporan, total uang yang diterimanya mencapai sedikitnya 100 ribu dolar AS.
Dilaporkan bahwa pada Januari 2025, saat memasuki Bandara Dulles di Washington, FBI memeriksa perangkat komunikasinya dan beberapa kali melakukan wawancara. Pada Februari tahun ini, Pauken kembali ditangkap setelah masuk ke AS.
Ayah Pauken adalah Tom Pauken Sr., tokoh senior Partai Republik di Texas yang pernah menjabat sebagai pejabat pemerintahan Reagan dan ketua Partai Republik Texas.
Pauken dijadwalkan menghadiri “sidang pengakuan bersalah sebelum dakwaan” pada Jumat pekan ini. Biasanya hal ini menandakan terdakwa berencana mencapai kesepakatan pengakuan bersalah dengan jaksa.
Mata-mata Partai Komunis Tiongkok didakwa (tangkapan layar)Tahun ini, sudah ada beberapa orang yang didakwa atau dijatuhi hukuman atas tuduhan “bertindak sebagai agen ilegal PKT”, termasuk:
- Tokoh komunitas Tionghoa New York, Lu Jianwang;
- Mantan wali kota keturunan Tionghoa di Arcadia, California, Eileen Wang;
- Mantan pacar Eileen Wang, Sun Yaoning, yang telah dijatuhi hukuman 48 bulan penjara;
- Mantan wakil kepala staf Gubernur New York Kathy Hochul, Sun Wen, beserta suaminya Hu Xiao;
- Serta Liang Litang, pria keturunan Tionghoa di Massachusetts yang ditangkap pada 2023 karena diduga terlibat dalam penindasan lintas negara terhadap demonstrasi anti-PKT di Boston.
Sumber : NTDTV.com





