HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan pentingnya penyaluran hewan kurban yang tepat sasaran dan transparan sebagai wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama petugas kebersihan dan tenaga cleaning service di lingkungan pemerintahan. Pada momentum Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026, Pemkot Makassar bersama KORPRI menyembelih sembilan ekor sapi kurban yang berasal dari dana pribadi Wali Kota Makassar dan partisipasi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh SKPD dan pengurus KORPRI Kota Makassar dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ibadah, melainkan juga merupakan bentuk kepedulian sosial yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan.
“Ini merupakan bentuk ibadah sekaligus kepedulian sosial yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan,” jelas Munafri saat menghadiri prosesi penyembelihan hewan kurban di Balai Kota Makassar.
Munafri menambahkan bahwa penyaluran hewan kurban harus dilakukan secara baik, jujur, dan adil tanpa membeda-bedakan penerima manfaat agar daging kurban benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Penyalurannya harus dilaksanakan dengan baik. Kita berharap proses penyaluran itu berjalan dengan jujur, adil, dan tidak membeda-bedakan masyarakat yang berhak mendapatkannya,” imbuh politisi Golkar itu.
Daging kurban yang telah disembelih kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar Balai Kota Makassar, termasuk petugas kebersihan dan tenaga cleaning service yang selama ini menjaga kebersihan dan pelayanan di lingkungan pemerintahan.
Andi Zulkifly Nanda, Sekretaris Daerah Kota Makassar sekaligus Ketua KORPRI Kota Makassar, menjelaskan bahwa penyembelihan hewan kurban merupakan agenda tahunan KORPRI yang bertujuan menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat dan petugas pelayanan publik.
“Tahun ini terdapat sembilan ekor sapi yang disembelih. Hewan kurban tersebut berasal dari berbagai perangkat daerah dan mitra,” katanya.
Andi merinci, dua ekor sapi berasal dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), satu ekor dari BKPSDMD, satu ekor dari Sekretariat Daerah, satu ekor dari BPBD, satu ekor dari Dewan Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP), satu ekor dari Dinas Kesehatan, satu ekor dari GMTD, serta satu ekor dari Wali Kota Makassar sendiri.
Andi Zulkifly menegaskan bahwa kegiatan kurban ini bukan hanya bentuk ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarpegawai dan masyarakat di sekitar Balai Kota.
“Semoga pembagian hewan kurban ini membawa berkah dan semakin mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” tutupnya.
Prosesi penyembelihan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Sekretaris Daerah Andi Zulkifly Nanda, Kepala BKPSDMD Kamelia Thamrin Tantu, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Mohammad Syarief. (*/)





