Inspeksi Dini Hari di Mina, Timwas Temukan Jemaah Haji Asal Medan Tidur di Luar Tenda

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita
 

Grid.ID – Tim Pengawas Haji DPR (Timwas) menemukan jemaah haji Indonesia yang tidur di luar tenda. Beberapa jemaah asal Kualanamu, Medan, itu diduga tak kebagian tenda untuk beristirahat di Mina.

Temuan tersebut diungkap Jurnalis Kompas TV yang tergabung dalam Timwas Haji DPR saat melakukan inspeksi dini hari.

“Saat saya bersama Timwas tadi malam, sekitar pukul 2 malam, saya menyempatkan untuk meninjau langsung soal tenda jamaah yang ada di Mina. Timwas menemukan ada beberapa jemaah yang terpaksa tidur di luar karena mereka menganggap tidak mendapatkan tempat istirahat,” papar Jurnalis Kompas TV, Sadudin Mukhlis, melaporkan langsung dari Makkah, Arab Saudi, yang ditayangkan dalam Kompas Siang, Kamis (28/5/2026).

Di tengah suhu panas Makkah yang cukup terik, kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kesehatan jamaah. Timwas pun mengambil tindakan dengan melaporkannya ke Kementerian Haji Arab Saudi (Kemenhas) serta pihak terkait untuk memastikan kapasitas tenda sesuai kesepakatan.

“Maka dari itu Timwas haji memberikan evaluasi kepada Kemenhas untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan tempat istirahat, karena mengingat cuaca di Makkah ini cukup terik, sehingga ditakutkan mengganggu atau kesehatan jemaah menjadi drop,” ujar Sadudin Mukhlis.

Selain temuan tersebut, Timwas juga melaporkan adanya penginapan yang tak sesuai dengan kesepakatan Panitia Kerja (Panja) haji. Hal ini terkait jarak pemondokan yang ternyata melebihi ketentuan.

“Dari kemarin hingga saat ini ada beberapa temuan yang menjadi catatan khusus Timwas, sebelum pelaksanaan Armuzna - Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Yang menjadi catatan khusus adalah permasalahan pemondokan yang tidak sesuai dengan kesepakatan Panja yaitu maksimal 4,5 km dari Masjidil Haram, tetapi masih ada pemondokan yang lebih dari kesepakatan tersebut,” papar Sadudin.

Seluruh temuan Timwas selama penyelenggaraan haji 2026 akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan pihak terkait. Evaluasi tersebut diharapkan dapat mencegah persoalan serupa terulang pada musim haji tahun mendatang, terutama terkait kapasitas tenda dan pemondokan jemaah.

Adapun puncak ibadah haji 2026 berlangsung mulai 25 Mei 2026 saat jemaah bergerak ke Mina untuk Tarwiyah, dilanjutkan wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026 yang menjadi inti ibadah haji. Setelah itu, jemaah menjalani mabit di Muzdalifah dan melaksanakan lempar jumrah di Mina selama hari tasyrik hingga 30 Mei 2026. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PWI Kabupaten Bogor Sembelih 1 Sapi dan 9 Kambing Kurban di Iduladha 1447 H
• 5 jam lalurealita.co
thumb
Seluruh Jamaah Haji Indonesia Tiba di Mina
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Lumpuhkan 2 Kerbau Kurban di Kudus dengan Timah Panas karena Mengamuk Bahayakan Warga
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Tragis Balita 2,5 Tahun Tewas di Bekasi, Kondisinya Menyedihkan
• 11 menit laluliputan6.com
thumb
10 Makanan Pemicu Asam Urat yang Sebaiknya Dihindari
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.