Jakarta, tvOnenews.com - Nasib Jeremie Frimpong bersama Timnas Belanda di Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya tertutup meski namanya secara mengejutkan tidak masuk daftar pilihan Ronald Koeman. Bek sayap Liverpool itu masih punya peluang menyusul ke turnamen jika terjadi perubahan darurat dalam skuad Oranje.
Keputusan Koeman meninggalkan Frimpong langsung menjadi perhatian besar, terutama bagi penggemar Liverpool dan Timnas Belanda. Pasalnya, pemain berusia 25 tahun itu sebelumnya sudah mengoleksi 15 penampilan bersama Oranje dan dikenal sebagai salah satu bek sayap dengan kecepatan eksplosif.
Belanda tetap membawa sejumlah nama besar dari Liga Premier untuk tampil di Amerika Utara. Tiga pemain Liverpool, yakni Virgil van Dijk, Ryan Gravenberch, dan Cody Gakpo, masuk dalam daftar 26 pemain pilihan Koeman.
Selain itu, ada pula nama-nama seperti Jurrien Timber dari Arsenal, Micky van de Ven dari Tottenham Hotspur, Nathan Ake dan Tijjani Reijnders dari Manchester City. Komposisi itu membuat skuad Belanda tetap terlihat kuat, meski absennya Frimpong menjadi salah satu keputusan paling mengejutkan.
Koeman sendiri menjelaskan bahwa kondisi fisik menjadi salah satu alasan utama dirinya tidak memilih Frimpong. Sang pelatih merasa harus mengambil keputusan berdasarkan apa yang dilihatnya sepanjang musim.
"Saya tidak memasukkan Frimpong karena apa yang saya lihat selama musim ini," kata Koeman mengenai keputusan tidak memasukkan Frimpong dikutip dari Sport Bible.
"Beberapa masalah fisik. Mari kita ingat pertandingan melawan Ekuador [persahabatan di bulan Maret], ketika dia masuk di babak kedua dan segera keluar karena cedera. Saya harus memilih, dan saya memilih pemain lain di sayap kanan," lanjutnya.
Meski begitu, Frimpong belum benar-benar kehilangan harapan untuk tampil di Piala Dunia 2026. Skuad final baru harus diserahkan ke FIFA pada 1 Juni, sehingga masih ada ruang perubahan sebelum daftar benar-benar dikunci.
Bahkan setelah batas waktu tersebut, FIFA tetap memberi kesempatan kepada setiap negara untuk mengganti pemain yang mengalami cedera atau sakit serius. Pergantian itu bisa dilakukan hingga 24 jam sebelum pertandingan pertama tim yang bersangkutan di turnamen.



