Liputan6.com, Jakarta - Pesan suara bernada tantangan diduga menjadi pemicu penganiayaan yang menewaskan seorang warga negara Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Dalam kondisi diduga mabuk dan emosi, pelaku yang juga seorang selebgram menghantam kepala korban hingga tewas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kasus itu bermula dari kesalahpahaman antara tersangka MIA dengan salah satu saksi. Korban kemudian ikut membela saksi tersebut hingga terjadi adu mulut dengan tersangka.
Advertisement
“Berdasarkan pemeriksaan sementara, motifnya diduga karena tersangka tersulut emosi,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).
Menurut dia, situasi sempat memanas sebelum keduanya bertemu di Blok M. Korban disebut mengirim pesan suara atau voice note bernada tantangan berkelahi.
Saat korban dan tersangka akhirnya bertemu, suasana berubah semakin konfrontatif. Dari hasil penyelidikan, tersangka diduga berada di bawah pengaruh alkohol.
Dalam kondisi emosi, MIA memukul korban satu kali ke arah kepala menggunakan tangan kanan yang saat itu memegang paper bag berisi botol minuman.
“Akibat pemukulan itu korban terjatuh di lokasi kejadian,” ujar Budi.




