Setelah Iran, Trump Ancam Hancurkan Oman! CNN Ungkap 15 Negara Pernah Jadi Target AS

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Donald Trump kembali memicu kontroversi global setelah melontarkan ancaman keras terhadap Oman di tengah memanasnya situasi Selat Hormuz. Ancaman itu membuat daftar negara yang pernah diancam atau diserang Trump kembali bertambah.

Laporan CNN menyebut Oman menjadi negara ke-15 yang pernah masuk radar ancaman militer Trump selama dua periode kepemimpinannya di Amerika Serikat. Jumlah tersebut dinilai mencerminkan semakin agresifnya pendekatan luar negeri Washington di bawah Trump.

Trump melontarkan ancaman itu saat rapat kabinet di Gedung Putih. Ia memperingatkan Oman agar tidak ikut mengendalikan Selat Hormuz bersama Iran.

“Oman akan bersikap seperti negara lain, atau kami harus menghancurkan mereka,” kata Trump.

Pernyataan tersebut langsung memancing perhatian internasional karena Oman selama ini dikenal sebagai salah satu negara penengah konflik di Timur Tengah. Negara itu juga selama bertahun-tahun menjaga hubungan baik dengan Amerika Serikat maupun Iran.

Laporan CNN menyebut ancaman dan operasi militer Trump kini menjangkau berbagai kawasan dunia. Tidak hanya Timur Tengah, tetapi juga Amerika Latin, Asia, hingga kawasan Amerika Utara.

Dalam masa jabatan keduanya, Trump disebut telah melakukan serangan di sejumlah negara seperti Iran, Irak, Suriah, Yaman, Somalia, hingga Venezuela. Sebagian operasi disebut berkaitan dengan kelompok bersenjata dan keamanan regional.

Selain serangan langsung, Trump juga beberapa kali membuka kemungkinan intervensi militer terhadap negara lain. Negara yang pernah menjadi target ancaman meliputi Kanada, Meksiko, Panama, Kuba, hingga wilayah Greenland milik Denmark.

CNN menilai pola tersebut memperlihatkan bagaimana ancaman penggunaan kekuatan militer kini menjadi bagian berulang dari gaya diplomasi Trump. Bahkan beberapa ancaman disebut mengarah pada wacana ekspansi pengaruh Amerika Serikat.

Ketegangan terbaru terhadap Oman juga dinilai sensitif karena berkaitan dengan Selat Hormuz. Jalur laut tersebut merupakan salah satu rute distribusi minyak paling vital di dunia.

Baca Juga: Pangkalan AS Diserang Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak Lebih dari 3%

Situasi makin memanas setelah Iran sebelumnya memperingatkan kapal asing di kawasan tersebut. Garda Revolusi Iran bahkan mengklaim telah mengusir kapal tanker yang disebut terkait Amerika Serikat dari perairan strategis itu.

Laporan CNN juga menyoroti skala ancaman Trump yang disebut mencakup negara-negara dengan populasi gabungan miliaran penduduk dunia. Hal itu membuat banyak pihak menilai retorika Trump berpotensi memperbesar ketidakstabilan geopolitik global.

Kebijakan luar negeri Trump kini kembali menjadi sorotan karena dinilai bertolak belakang dengan citra yang dulu dibangunnya sebagai pemimpin anti perang. Dalam praktiknya, Trump justru semakin sering menggunakan ancaman militer dalam berbagai konflik internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS, Jepang, India, dan Australia Luncurkan Empat Inisiatif Besar untuk Membendung Ekspansi Tiongkok di Indo-Pasifik
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Chef Jepang Sulap Bahan Lokal Indonesia Tampil Elegan dengan Sentuhan Fine Dining Michelin-Starred
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Penelitian Ungkap Stres Ayah Sebelum Pembuahan Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak
• 8 jam lalupantau.com
thumb
DPRD Sulsel akan Rapat dengan Panitia Seleksi Paskibraka Buntut Polemik yang Terjadi
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
PSG vs Arsenal di Final Liga Champions, Luis Enrique Ungkap Kunci Sukses Les Parisiens Musim Ini
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.