Grid.ID – Pendaftaran Sekolah Maung masih berlangsung. Program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi masih membuka peluang pendaftaran hingga besok, Jumat (29/5/2026).
Sebanyak 41 sekolah di Jawa Barat yang masuk dalam program Sekolah Maung, terdiri dari SMAN dan SMKN. Ada 3 jalur seleksi pendaftaran untuk para calon siswa baru.
Salah satu SMAN yang masuk program Sekolah Maung adalah SMAN 5 Karawang. Ketua SPMB SMAN 5 Karawang, Maman Rohmana mengatakan sekolahnya membuka kuota terbesar melalui jalur Kompetensi Akademik.
“Kuota terbesar ada di jalur Kompetensi Akademik, yaitu mencapai 70 persen atau sekitar 269 siswa,” kata Maman di SMAN 5 Karawang, Selasa (26/5/2026), dikutip dari Kompascom.
Selain itu, sekolah juga membuka Jalur Potensi Akademik dengan kuota 10 persen atau sekitar 38 siswa. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa dengan kemampuan intelektual tinggi yang dibuktikan melalui asesmen psikolog resmi.
“Peserta harus memiliki hasil asesmen dari psikolog yang terdaftar di HIMPSI atau perguruan tinggi terakreditasi dengan IQ minimal 130,” ujar Maman.
Selain jalur Akademik, sekolah Maung juga membuka peluang lewat jalur Nonakademik. Jalur Nonakademik diperuntukan bagi calon murid dengan prestasi nonakademik atau pengalaman kepemimpinan yang dapat diverifikasi.
Jalur Nonakademik mencakup prestasi olahraga, seni, bahasa, keagamaan, kepanduan, hingga kepemimpinan. Melalui jalur kepemimpinan, siswa yang pernah menjadi Ketua Osis pun mendapat peluang.
Pendaftar melalui jalur Nonakademik – Kepemimpinan harus memenuhi syarat penilaian melalui rapor, prestasi dan dokumentasi. Siapkan rapor semester 1-5 dengan minimal rata-rata 80 dan bukti prestasi atau dokumen kepemimpinan.
Untuk pendaftar SMA, Skor prestasi atau kepemimpinan 60% + rata-rata rapor 40%. Untuk pendaftar SMK, Skor piagam 60% + rata-rata rapor dengan bobot 40%.
Namun khusus jalur kepemimpinan, peserta tidak diwajibkan mengikuti TKA. TKA merupakan Tes Kompetensi Akademik yang wajib diikuti oleh pendaftar dari jalur Akademik pada 3 Juni 2026.
“Jalur kepemimpinan diperuntukkan bagi mantan Ketua OSIS, Ketua OSIM, maupun pimpinan utama Pramuka dengan nilai kepemimpinan minimal berpredikat baik,” kata Ketua SPMB SMAN 5 Karawang, Maman Rohmana. (*)
Artikel Asli




