jpnn.com - B. Braun Indonesia (perusahaan teknologi medis terdepan di dunia) resmi meluncurkan Introcan Safety 3 (IS3).
Inovasi generasi terbaru kateter intravena (IV) itu dirancang khusus untuk mengatasi risiko tinggi paparan darah pada tenaga kesehatan melalui teknologi blood control septum, guna menciptakan standar keselamatan zero blood exposure.
BACA JUGA: Menlu Sugiono Jelaskan Alasan Prabowo Kunker ke Prancis saat Iduladha
Presiden Direktur B. Braun Indonesia Rainer Ruppel mengatakan prosedur klinis harian terus menempatkan perawat dan dokter pada risiko tinggi paparan darah.
Risiko paparan darah saat pemasangan kateter IV dapat mencapai 10 kali lebih tinggi daripada cedera tertusuk jarum, sehingga menjadi tantangan utama keselamatan kerja di rumah sakit.
BACA JUGA: Istana Jawab Kritik soal 1.098 Sapi Kurban Bantuan Presiden
Mengatasi masalah itu, B. Braun menghadirkan teknologi kontrol darah baru yang mendukung pendekatan zero visible blood contact selama prosedur rutin.
"Kehadiran Introcan Safety 3 mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan inovasi keselamatan global ke Indonesia yang membantu melindungi tenaga kesehatan sekaligus mendukung perawatan pasien yang berkualitas tinggi,” ujar Rainer dalam keterangannya.
BACA JUGA: Alhamdulillah, Perpanjangan Kontrak Guru PPPK Daerah Ini Tanpa Seleksi Ulang
Introcan Safety 3 dirancang dengan perlindungan keselamatan otomatis yang aktif seketika saat digunakan, membantu meminimalkan insiden kerja tanpa memerlukan langkah aktivasi tambahan dari pengguna.
“Fitur keselamatan pasif itu mendukung staf rumah sakit dengan mengurangi risiko paparan sekaligus menjaga efisiensi alur kerja klinis sehari-hari,” kata dia.
Dalam diskusi ilmiah yang dihadiri oleh perwakilan manajemen rumah sakit dari berbagai wilayah di Indonesia serta berbagai organisasi profesi keperawatan—seperti PPNI, HIPPII, HIMPONI, dan INA-PERSAI—urgensi perlindungan tenaga kesehatan menjadi sorotan utama.
Ketua Perkumpulan Seminar Akses Intravena Indonesia (INA-PERSAI) Dr. Masfuri menegaskan pentingnya adopsi teknologi closed system.
“Kemajuan teknologi pada kateter
IV menjadi standar baru untuk memberikan keamanan tambahan bagi tenaga kesehatan dari paparan darah serta mengurangi risiko penyebaran patogen kepada pasien," ungkapnya.
Melalui inovasi yang presisi dan aman tersebut, Introcan Safety 3 dirancang untuk mendukung efisiensi rumah sakit dan memajukan standar keselamatan kerja.(mcr4/jpnn)
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




