Warga di kawasan Balongbendo Sidoarjo dibuat kaget dengan temuan ratusan amunisi berupa proyektil peluru tajam bekas yang berserakan di tengah jalan raya, tepatnya di depan SPBU Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kamis (28/5/2026) siang. Hal itu dibenarkan Kompol Sugeng Sulistiyono Kapolsek Balongbendo.
Dalam keterangan tertulisnya, Kompol Sugeng menjelaskan penemuan proyektil bekas itu pertama kali diketahui oleh pemungut sampah setempat inisial N, sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, saksi sedang melintas menggunakan kendaraan roda tiga jenis Tossa untuk mengisi bahan bakar.
“Semula saksi berjalan dari arah Timur ke Barat hendak mengisi bensin Tossa dan di TKP melihat proyektil bekas Tajam berserakan dijalan raya depan SPBU Singkalan, Kemudian saksi memunguti proyektil tersebut dan dimasukan kantong plastik,” kata Sugeng dalam keterangan tertulisnya yang diterima Suara Surabaya, Kamis malam.
Petugas mengamankan ratusan proyektil peluru yang sempat berserakan dan ditemukan warga di depan SPBU Singkalan Balongbendo, Kamis (28/5/2026). Foto: Kompol Sugeng via WA SSSaat itu saksi mengaku belum mengetahui bahwa barang yang dipungutnya merupakan proyektil peluru tajam asli. Tapi setelahnya, N merasa curiga dan melaporkan temuan tersebut kepada petugas keamanan SPBU.
“Karena merasa curiga bahwa yang dipunguti tersebut adalah proyektil kemudian saksi melaporkan kepada petugas keamanan SPBU Singkalan dan diteruskan ke Polsek Balongbendo,” kata Kapolsek.
Selanjutnya, petugas kepolisian langsung turun dan mengamankan ratusan proyektil tajam itu di lokasi. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Balongbendo. Setelah ditimbang, total berat proyektil yang berhasil dikumpulkan dari jalan raya tersebut mencapai kurang lebih 1,5 kilogram.
Meski demikian, hingga berita ini ditayangkan, asal-usul proyektil itu masih belum diketahui karena masih diselidiki. Polisi belum bisa memastikan apakah proyektil tersebut terjatuh secara tidak sengaja dari kendaraan logistik tertentu, atau memang sengaja dibuang.
“Sampai dengan saat ini belum ada pihak-pihak yang mengakui barang tersebut dan atau melapor secara resmi ke Polsek Balongbendo,” tutup Kompol Sugeng. (bil/faz)




