Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

tvonenews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Kabupaten Bekasi, tvOnenews.com - Seorang pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi mengadu kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dalam video viral melalui Instagram resmi Kampung Sembilangan, pemuda tersebut menginformasikan kepada Dedi Mulyadi terkait kondisi jalan rusak di wilayahnya di Babelan, Kabupaten Bekasi.

Ia bahkan sambil sarkas kepada Dedi Mulyadi. Ia membagikan video momen keseruan menikmati infrastruktur jalan rusak menuju Kampung Sembilangan.

"Nih Kang Dedi Mulyadi, pemuda Kampung Sembilangan lagi menikmati wisata jalan rusak Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat," ujar pemuda tersebut dikutip tvOnenews.com, Jumat (29/5/2026).

Sentil Pejabat Desa dan Pemkab Bekasi yang Dipimpin Dedi Mulyadi

Seorang pemuda mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sambil sindir pejabat desa dan Pemkab ogah memperbaiki jalan rusak di Babelan, Kabupaten Bekasi
Sumber :
  • Instagram/@kampoengsembilangan

Lebih lanjut, pemuda itu memahami bahwa jalanan tersebut masuk dalam ruang lingkup Pemerintah Desa Hurip Jaya dan bahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Bukan tanpa alasan, jalanan menuju kampung tersebut memang bukan masuk infrastruktur dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

Namun demikian, pemuda tersebut menegaskan bahwa Kampung Sembilangan masih berada di area Provinsi Jawa Barat. Karena itu, ia mendesak KDM bertindak secara tegas kepada pejabat setempat.

"Ini masih ruang lingkup Kang Dedi Mulyadi," tegasnya.

Ia kemudian memperlihatkan aktivitas warga yang melintasi jalan rusak tersebut. Pemuda asal Babelan itu memberikan sindiran pedas kepada pejabat setempat.

Kata dia, jalan rusak di kampung tersebut memang sengaja tidak diperbaiki oleh pejabat desa maupun Pemkab Bekasi. Padahal lokasi jalan itu sebagai salah satu akses utama di Bekasi.

Jalan tersebut merupakan jalan penghubung dua desa. Infrastruktur di Kampung Sembilangan juga dapat menghubungi dua kecamatan, antara lain Kecamatan Babelan dan Tarumajaya.

"Cuma di sini indahnya itu Kang, jalanannya enggak boleh dirapikan, nggak boleh. Pejabatnya takut miskin jadi jalanannya rusak aja terus," terangnya.

Pemuda itu sangat menyayangkan atas sikap pejabat setempat. Jalanan tersebut terakhir kali diperbaiki pada 2012.

Seiring berjalannya waktu, jalan penghubung dua desa dan dua kecamatan di Kabupaten Bekasi itu tidak pernah diperbaiki. Alhasil, jalanan semakin hancur, berlubang, dan berlumpur.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Beberkan Fakta Mencengangkan soal Kasus Bayi Tewas di Bekasi: Nenek Korban Sempat Cuci Pisau
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Peluang Paskal Struijk Bela Timnas Indonesia Terbuka Lebar, Namanya Tak Masuk Skuad Belanda di Piala Dunia 2026
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Kasus Erin dengan Mantan ART Ramai Jadi Perbincangan, Praktisi Hukum Beri Pandangan Ini
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Bukan Hipotermia, Dua Alasan Satu Keluarga Tewas di Dalam Tenda Saat Glamping di Temanggung
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.