Menengok Rencana Pembangunan 750 Batalion Teritorial TNI...

kompas.com
20 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menargetkan pembangunan 750 satuan di tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia hingga 2029.

Program itu menjadi bagian dari implementasi Optimum Essential Force (OEF) yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 guna mewujudkan postur pertahanan nasional yang adaptif dan modern.

Satuan yang dibangun terdiri dari Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), satuan bantuan tempur, hingga satuan bantuan administrasi.

Dari total target tersebut, sebanyak 593 merupakan Yon TP, sedangkan 157 lainnya berupa satuan bantuan tempur dan bantuan administrasi.

Baca juga: TNI Bantah Serobot Lahan Warga untuk Pembangunan Batalion Teritorial

Berdasarkan laporan per April 2026, TNI telah membentuk sekitar 30 Brigade Teritorial Pembangunan (BTP) dan 155 Yon TP.

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menargetkan pembangunan 150 Yon TP setiap tahun.

“Dan rencana setiap tahun akan dibangun 150 Batalyon Teritorial Pembangunan,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, saat ditemui di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Tekan kriminalitas

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, pembentukan 750 batalion baru dilakukan untuk memperkuat kehadiran negara di daerah, termasuk menekan kriminalitas.

Menurut Sjafrie, sebelum ada batalion teritorial pembangunan, banyak kabupaten tidak memiliki pasukan TNI.

“Apa yang terjadi? Begal, kriminal itu besar sekali,” ujar Sjafrie, dalam rapat Komisi I DPR di Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Ia mengeklaim, setelah TNI menempatkan batalion dan membangun pangkalan di suatu daerah, angka kriminalitas menurun hingga lebih dari 50 persen.

Baca juga: Menhan dan Cerita Prajurit TNI Jadi Imam dan Penceramah di Kampung-Kampung

Sjafrie mengatakan, prajurit Yon TP juga bertugas melakukan patroli keliling dan menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling).

"Membangun sistem keamanan lingkungan, siskamling, yang tadinya itu menurun kemudian hidup kembali. Ini yang berkaitan dengan kriminalitas," ujar dia.

Sjafrie menambahkan, Indonesia memiliki 514 kabupaten/kota dengan jumlah penduduk mencapai 287 juta jiwa serta berbatasan langsung dengan 11 negara.

Namun, menurut dia, pembangunan 750 batalion bukan untuk mengantisipasi serangan dari negara tetangga, melainkan untuk menjaga kedaulatan negara.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kita ingin menjaga kedaulatan negara kita. Dan kita membangun kemampuan kita ini untuk mengawal ini semua. Akhirnya mereka bisa mengerti," ucap Sjafrie.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pencuri Toko Emas di Depok Babak Belur Dapat ‘Salam Cinta’ dari Warga
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Pemotor di Bogor Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik, Penumpang Luka Berat
• 14 jam laludetik.com
thumb
Pasokan Global Mulai Terbatas, Indonesia Bakal Beli Minyak dari Kontraktor Migas Lokal
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Pria Tewas Usai Loncat dari Jembatan ke Jalan Tol Cawang Jaktim
• 5 jam laludetik.com
thumb
Sudin SDA Sarankan Jalan Lenteng Agung yang Amblas Ditutup Total untuk Perbaikan
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.