Macron dan Prabowo Sepakat Jaga Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz

bisnis.com
16 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan kesamaan pandangan dengan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya menjaga kebebasan navigasi dan mendorong deeskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya di Selat Hormuz.

Hal itu disampaikan Macron dalam pernyataan pers bersama usai menerima kunjungan kenegaraan Prabowo di Istana Élysée, Kamis (28/5) waktu setempat.

Macron mengatakan dirinya bersama Prabowo membahas berbagai isu internasional strategis, termasuk meningkatnya ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang dinilai berdampak besar terhadap perekonomian global.

“Akhirnya, tentu saja kami akan berdiskusi dengan Presiden mengenai isu-isu internasional utama, konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang membawa dampak besar terhadap ekonomi kita,” ujar Macron.

Menurutnya, Indonesia dan Prancis memiliki pandangan yang sama dalam menjaga stabilitas kawasan dan memastikan jalur pelayaran internasional tetap aman serta terbuka.

“Dalam hal ini kami memiliki pandangan yang sama: mempertahankan kebebasan navigasi, bekerja untuk deeskalasi, membuka Selat Hormuz secara damai,” katanya.

Macron juga menegaskan penolakan terhadap segala bentuk upaya penguasaan sepihak atas jalur strategis internasional maupun penerapan pungutan terhadap pelayaran internasional.

“Menolak segala upaya untuk memprivatisasi selat atau mengenakan pajak atas pelayaran,” lanjutnya.

Dia mengungkapkan Prancis bersama sejumlah negara telah meluncurkan koalisi internasional untuk menjaga stabilitas dan memastikan kebebasan navigasi di kawasan tersebut tetap terjaga.

“Dalam hal ini kami telah meluncurkan koalisi internasional untuk bertindak secara efektif,” ujar Macron.

Selain isu keamanan maritim, Macron menilai situasi di Selat Hormuz semakin menegaskan pentingnya percepatan transisi energi global guna mengurangi ketergantungan terhadap kawasan rawan konflik. 

Menurutnya, transisi energi menjadi salah satu prioritas utama dalam kemitraan strategis Prancis dan Indonesia.

“Situasi di Hormuz juga semakin memperkuat kebutuhan untuk mempercepat transisi energi yang menjadi salah satu prioritas kemitraan kita, khususnya dalam kerangka kemitraan transisi energi berkeadilan Indonesia dan tindakan yang kami lakukan melalui Badan Pembangunan Prancis,” kata Macron.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia-Prancis Bakal Latihan Militer Gabungan dalam Misi Pegasus 2026
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
BGN Larang Calon Mitra Bangun Dapur MBG Sebelum Lolos Verifikasi
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Teddy Sebut Kunjungan Prabowo di Perancis Hasilkan 4 Kesepakatan
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 29 Mei 2026, Kembali Berlaku di 25 Ruas Jalan
• 19 jam laludisway.id
thumb
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Narkoba Cartridge Vape Etomidate di Cengkareng
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.