Kerek Sumber Daya Mineral, EMAS Mulai Deep Drilling Tambang Pani

bisnis.com
16 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) tengah berupaya mengerek sumber daya mineral Pani yang saat ini mencapai 7,0 juta ounces emas.

Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) itu memulai program diamond deep drilling sedalam 3.600 meter di Tambang Emas Pani yang berlokasi di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Sulawesi.

“Seiring dimulainya produksi di Pani, perseroan kini berada dalam posisi yang lebih strategis untuk melanjutkan pengujian potensi mineralisasi pada area yang lebih dalam melalui enam titik bor yang telah dirancang dengan matang,” ujar Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke Abidin dalam siaran pers, Jumat (29/5/2026).

Adapun, Boyke mengatakan program ini juga memiliki fleksibilitas untuk dikembangkan lebih lanjut apabila hasil pengeboran menunjukkan potensi yang positif.

Sebagaimana diketahui, Tambang Emas Pani saat ini memiliki estimasi sumber daya mineral sebesar 291,5 juta ton dengan kadar emas 0,75 g/t, setara dengan sekitar 7,0 juta ounces emas, yang menjadi dasar pengembangan tambang berskala jangka panjang. Estimasi sumber daya mineral ini berasal dari area eksplorasi seluas 135 hektar, yang merupakan bagian dari wilayah konsesi perseroan seluas 14.670 hektar.

Dalam eksplorasi sebelumnya, menunjukkan indikasi adanya mineralisasi di luar batas program pengeboran sebelumnya. Program diamond drilling sedalam 3.600 meter ini dirancang untuk mengevaluasi potensi memperluas basis sumber daya yang telah ada.

Baca Juga

  • Harga Buyback Emas Antam Naik 9,27% hingga Hari Ini Jumat (29/5)
  • Para Pembeli Emas Antam yang Masih Gigit Jari Usai Liburan Iduladha 2026
  • Harga Emas Antam Logam Mulia Jumat 29 Mei 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Melalui program pengeboran terbaru ini, EMAS akan menguji potensi kelanjutan mineralisasi emas pada area yang lebih dalam. Tahap awal program mencakup enam lubang bor, dengan satu unit rig yang telah beroperasi dan rig kedua dijadwalkan mulai beroperasi bulan depan.

Apabila hasil awal menunjukkan potensi positif, Merdeka Gold Resources berencana melanjutkan program pengeboran dengan skala yang lebih besar. EMAS telah menyelesaikan program pengeboran awal yang sebelumnya telah diumumkan, dengan 54 lubang bor sedalam total 11.701,6 meter.

“Dalam waktu enam bulan, dan dengan biaya sekitar US$2,4 juta, Perseroan telah menetapkan target eksplorasi di Kolokoa pada kisaran 20 juta hingga 40 juta ton dengan kadar emas 0,3 g/t hingga 0,5 g/t, yang menunjukkan potensi tambahan sumber daya.”

Lebih lanjut, EMAS juga tengah menyiapkan estimasi perdana sumber daya mineral yang ditargetkan diumumkan pada kuartal II/2026. Selain itu, program eksplorasi yang lebih luas juga akan mencakup dimulainya kegiatan pengeboran di Lone Pine pada semester II/2026 serta survei geofisika melalui mobile magnetotelluric dan magnetik udara berbasis helikopter yang direncanakan berlangsung pada Juni atau Juli 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepada Orang Korea, Shin Tae-yong Akui Belum Move On dari Kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi
• 47 menit lalutvonenews.com
thumb
Sambut Waisak 2570 BE, Bhante Wongsin Labhiko Ajak Umat Tingkatkan Moralitas
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Target Perbaikan Jalan Lenteng Agung 2-3 Hari, Malam Ini Pasang Box Culvert
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Nova Arianto Puas dengan Kualitas Amunisi Diaspora Timnas Indonesia U-19: Satu Nama Baru Dapat Pujian karena Punya Visi Bermain Bagus
• 15 jam lalubola.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Menguat Rp20 Ribu
• 17 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.