Download Tema dan Logo Hari Lansia Nasional 2026 Kementerian Sosial

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 diperingati pada 29 Mei 2026 sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi negara kepada para lansia di Indonesia.

Peringatan ini menjadi momentum untuk menghargai semangat, pengabdian, serta kontribusi besar para lansia dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, mendukung pembangunan, dan memajukan bangsa.

Sejarah Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN)

HLUN diperingati setiap 29 Mei berakar dari peran Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat yang memimpin sidang pertama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei 1945. Sebagai anggota tertua BPUPKI saat itu, Radjiman yang berusia 66 tahun menggagas pentingnya dasar filosofis negara Indonesia yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Undang-Undang Dasar 1945.

Atas jasa dan keteladanannya tersebut, Presiden Soeharto secara resmi mencanangkan Hari Lanjut Usia Nasional pada 29 Mei 1996 di Semarang.

Peringatan HLUN juga menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi lansia di Indonesia. Hal itu ditegaskan melalui Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia yang mengamanatkan pembangunan sosial harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan lansia.

Selain itu, pemerintah juga menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan. Regulasi tersebut menekankan pentingnya peran kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan perhatian, pelayanan, serta perlindungan terhadap lanjut usia. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan terwujudnya lansia sejahtera, mandiri dan bermartabat.

Tema HLUN 2026

"Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh"

Tema ini mengajak masyarakat untuk melihat lansia bukan hanya sebagai penerima bantuan, tetapi juga sebagai bagian penting dalam pembangunan. Pengalaman hidup para lansia bisa menjadi guru, tangan mereka masih dapat terus bermanfaat, dan ketulusan doa mereka turut menjaga bangsa. Karena itu, lansia perlu diberi ruang untuk tetap aktif, sehat, mandiri, dan terlibat dalam kehidupan sosial.

1. Lansia Tangguh

Usia lanjut bukan penghalang untuk tetap aktif dan berdaya. Ketangguhan lansia terlihat dari semangat menjalani hidup, kemampuan menyesuaikan diri, serta tetap terhubung dengan lingkungan sekitar. Melalui dukungan dan kepedulian bersama, lansia dapat terus hidup sehat dan mandiri serta memberi makna di tengah masyarakat.

2. Indonesia Tumbuh

Pertumbuhan bangsa dapat dilihat dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat di setiap generasi, termasuk lansia. Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan, kesejahteraan, dan hasil pembangunan semakin dirasakan secara lebih merata oleh seluruh masyarakat.

Logo Hari Lanjut Usia Nasional

Logo peringatan hari lanjut usia nasional menggunakan logo mark “HLUN” yang merupakan singkatan dari Hari Lanjut Usia Nasional yang masing-masing hurufnya dideformasi menjadi bentuk yang menggambarkan beberapa layanan pada acara peringatan HLUN nanti seperti: operasi katarak, bantuan aksesibilitas, serta layanan kesehatan untuk para lansia.

1. Huruf H dengan Siluet Mata

Siluet mata dengan icon lansia di dalamnya melambangkan operasi katarak untuk para lansia yang menjadi salah satu layanan pada peringatan HLUN.

2. Huruf L Membentuk Kursi Roda

Huruf L yang dideformasi membentuk kursi roda merepresentasikan layanan alat bantu/aksesibilitas untuk para lansia yang menjadi salah satu layanan pada peringatan HLUN.

3. Huruf U dengan Icon Tanda Tambah

Huruf U dengan icon tanda tambah merah melambangkan layanan kesehatan untuk para lansia.

4. Huruf N dengan Siluet Rumah

Siluet rumah pada huruf N melambangkan layanan homecare untuk para lansia.

Layanan

Peringatan HLUN 2026 menghadirkan berbagai layanan gratis yang menyentuh langsung kebutuhan para lanjut usia. Layanan tersebut meliputi operasi katarak, penyaluran Bantuan ATENSI, pemberian alat bantu dan sarana kamar, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan fisioterapi, pemenuhan hak sipil, kampanye sosial, penguatan peran duta lansia, hingga program kewirausahaan bagi lansia.

Prinsip Pelaksanaan HLUN 2026

Pelaksanaan HLUN 2026 mengedepankan prinsip sederhana, efisien, dan tidak berorientasi pada seremoni besar. Kegiatan difokuskan pada pelayanan nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat lanjut usia, seperti operasi katarak, pemeriksaan kesehatan, penyaluran alat bantu, dan layanan rehabilitasi.

Penyelenggaraan kegiatan diprioritaskan di daerah dengan jumlah lansia miskin yang tinggi, wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kawasan urban rentan dengan banyak lansia hidup sendiri.

HLUN 2026 juga dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan masyarakat, dunia usaha, akademisi, hingga organisasi keagamaan guna memperkuat kepedulian dan perlindungan terhadap lanjut usia di Indonesia.

Cakupan Wilayah Layanan

1.Kabupaten Alor

2.Kabupaten Belu

3.Kabupaten Ende

4.Kabupaten Flores Timur

5.Kabupaten Kupang

6.Kabupaten Lembata

7.Kabupaten Malaka

8.Kabupaten Manggarai

9.Kabupaten Manggarai Barat

10.Kabupaten Manggarai Timur

11.Kabupaten Ngada

12.Kabupaten Rote Ndao

13.Kabupaten Sabu Raijua

14.Kabupaten Sikka

15.Kabupaten Sumba Barat

16.Kabupaten Sumba Barat Daya

17.Kabupaten Sumba Tengah

18.Kabupaten Sumba Timur

19.Kabupaten Timor Tengah Selatan

19.Kabupaten Timor Tengah Utara

20.Kota Kupang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tujuh Jupiter Aerobatic Team Tiba di Tarakan, Siap Emban Misi Internasional ke Brunei Darussalam
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Israel Putuskan Kontak dengan Sekjen PBB Antonio Guterres, Ada Apa?
• 10 jam laludetik.com
thumb
Gebrakan Baru Sherly Tjoanda, Warga Maluku Utara Kini Bisa Berobat Gratis Hanya Modal KTP
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Macron Tekankan Pentingnya Penguatan Kerja Sama Ekonomi Sampai Investasi dengan Indonesia
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.