Presiden Prabowo Subianto akan menjadi inspektur upacara dalam Upacara Hari Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Pusat pada Senin (1/6) mendatang.
"Bapak Presiden Republik Indonesia akan hadir langsung dan bertindak sebagai inspektur upacara," kata Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, dalam jumpa pers di Kantor BPIP, Jakarta, Jumat (29/5).
Dia menjelaskan, upacara ini akan dilaksanakan di Lapangan Gedung Pancasila, Jalan Taman Pejambon, Jakarta. Upacara akan dimulai tepat pukul 10.00 WIB.
Pada sore harinya, pukul 17.00 WIB, juga akan dilaksanakan upacara penurunan bendera. Namun, upacara ini dilakukan tanpa dihadiri tamu undangan.
Adapun Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas dalam upacara tersebut menggunakan formasi Pancasila. Formasi ini dipimpin oleh satu komandan, dan prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih dilakukan oleh kelompok tiga.
"Formasi ini sangat istimewa karena terdiri dari lima kelompok yang mencerminkan kelima sila pada Pancasila," ucapnya.
Undang Presiden TerdahuluSekretaris Utama BPIP Toni Agung mengatakan BPIP mengundang Presiden dan Wakil Presiden terdahulu untuk menghadiri peringatan Hari Pancasila. Namun, BPIP masih menunggu konfirmasi siapa saja Presiden dan Wakil Presiden yang akan hadir.
"Ya, jadi sebagaimana yang saya sampaikan tadi, ini bagian dari proses membangun gotong royong bersama, kolaboratif semuanya, semua presiden maupun wakil presiden pastinya kita undang semuanya," katanya.
"Nanti tepatnya di hari Sabtu besok kepastian terkait konfirmasi siapa saja yang hadir nanti akan kami sampaikan pada media semuanya ya," tambah Toni.
Tema Hari Lahir Pancasila 2026Yudian menjelaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".
"Tema ini adalah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia," jelas dia.
"Logo yang digunakan dalam peringatan tahun ini adalah lambang negara kita, yaitu Garuda Pancasila," lanjutnya.





