Pantau - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyatakan Hari Raya Idul Adha menjadi momentum bagi seluruh personel Polri untuk meningkatkan keikhlasan, pengorbanan, dan pengabdian dalam melayani masyarakat.
"Kurban mengandung makna pengorbanan dalam menjalankan tugas kepada masyarakat, termasuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan," ungkap Agus saat kegiatan kurban Korlantas Polri bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah di Mijen, Jawa Tengah, Jumat.
Menurut Agus, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah kurban dapat menjadi landasan moral bagi anggota polisi lalu lintas dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya.
Pengorbanan Jadi Semangat Pelayanan di LapanganAgus berharap semangat keikhlasan dan pengorbanan dalam perayaan Idul Adha mampu mendorong personel Polantas memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Semoga semangat pengorbanan dalam Hari Raya Kurban dapat meningkatkan pengabdian anggota di lapangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas,” ujarnya.
Ia menegaskan tugas kepolisian tidak hanya membutuhkan kemampuan profesional, tetapi juga ketulusan dalam melayani masyarakat.
Kurban Jadi Momentum Memperbaiki DiriAgus mengatakan makna kurban tidak hanya sebatas penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi sarana introspeksi dan perbaikan diri bagi setiap personel Polri.
“Bukan hanya ritual pemotongan hewan, tetapi juga menjadi upaya memperbaiki diri dan menghilangkan sifat-sifat yang kurang baik,” katanya.
Menurut dia, anggota polisi lalu lintas harus menghilangkan berbagai sikap negatif, termasuk kesombongan dan tindakan sewenang-wenang dalam menjalankan tugas.
Melalui momentum Idul Adha, Kakorlantas berharap seluruh personel Polri semakin mengedepankan keikhlasan, kepedulian, dan semangat pengabdian dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.




