Pergerakan IHSG masih berada dalam area downtrend channel.
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Jumat (29/5/2026) di tengah tekanan sentimen rebalancing indeks MSCI dan pola teknikal yang belum menunjukkan pembalikan arah yang kuat.
Technical Analyst WH Project, William Hartanto menilai, pergerakan IHSG masih berada dalam area downtrend channel.
Upaya rebound yang sempat terjadi belum mampu mengangkat indeks keluar dari tekanan jual. Sebaliknya, IHSG kembali membentuk pola shooting star yang membuka peluang terjadinya pelemahan lanjutan, meski diperkirakan masih relatif terbatas.
"Kami memproyeksikan hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.000-6.200," tulis William dalam risetnya, Jumat (29/5/2026).
Selain faktor teknikal, pasar juga dibayangi sentimen rebalancing MSCI yang efektif berlaku mulai 1 Juni 2026.
Kondisi tersebut dinilai dapat memicu volatilitas tinggi, terutama pada saham-saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI sehingga berpotensi mengalami tekanan jual lebih besar.
“Sentimen MSCI akan berakhir pada hari ini, jadi bukan hal yang aneh jika banyak saham-saham yang gap down pada penutupan pasar nanti,” tutur William.
Dia menambahkan, pergerakan IHSG berpotensi ditutup di zona merah cukup dalam atau setidaknya bertahan di area psikologis 6.000.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal:
- MAPI, buy, estimasi target 1.600-1.700. Support 1.455 dan resistance 1.600.
- TLKM, buy, estimasi target 3.160-3.200. Support 3.000 dan resistance 3.160.
- PTBA, buy, estimasi target 3.000. Support 2.650 dan resistance 3.000.
(DESI ANGRIANI)





