IHSG Dibayangi Rebalancing MSCI, Risiko Koreksi ke Level 6.000 Masih Terbuka

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pergerakan IHSG masih berada dalam area downtrend channel.

IHSG Dibayangi Rebalancing MSCI, Risiko Koreksi ke Level 6.000 Masih Terbuka (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Jumat (29/5/2026) di tengah tekanan sentimen rebalancing indeks MSCI dan pola teknikal yang belum menunjukkan pembalikan arah yang kuat.

Technical Analyst WH Project, William Hartanto menilai, pergerakan IHSG masih berada dalam area downtrend channel.

Baca Juga:
IHSG Jedang Siang Rebound 1,43 Persen ke 6.217, BREN-CUAN Pimpin Top Gainers

Upaya rebound yang sempat terjadi belum mampu mengangkat indeks keluar dari tekanan jual. Sebaliknya, IHSG kembali membentuk pola shooting star yang membuka peluang terjadinya pelemahan lanjutan, meski diperkirakan masih relatif terbatas.

"Kami memproyeksikan hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.000-6.200," tulis William dalam risetnya, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga:
IHSG Hijau saat Pasar Bersiap Hadapi Efektif Rebalancing MSCI Hari Ini

Selain faktor teknikal, pasar juga dibayangi sentimen rebalancing MSCI yang efektif berlaku mulai 1 Juni 2026. 

Kondisi tersebut dinilai dapat memicu volatilitas tinggi, terutama pada saham-saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI sehingga berpotensi mengalami tekanan jual lebih besar.

Baca Juga:
IHSG Dibuka Merah ke 6.112 Jelang Akhir Pekan

“Sentimen MSCI akan berakhir pada hari ini, jadi bukan hal yang aneh jika banyak saham-saham yang gap down pada penutupan pasar nanti,” tutur William.

Dia menambahkan, pergerakan IHSG berpotensi ditutup di zona merah cukup dalam atau setidaknya bertahan di area psikologis 6.000.

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal:

  • MAPI, buy, estimasi target 1.600-1.700. Support 1.455 dan resistance 1.600.
  • TLKM, buy, estimasi target 3.160-3.200. Support 3.000 dan resistance 3.160.
  • PTBA, buy, estimasi target 3.000. Support 2.650 dan resistance 3.000.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko Perketat Aturan Ebola Jelang Piala Dunia 2026
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Film “Dukun Magang” Hadirkan Perpaduan Horor dan Komedi dengan Sentuhan Budaya Lokal
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Gunung Semeru Erupsi Malam Ini, Kolom Abu Capai 2.000 Meter
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Polisi buka sementara Jalan Raya Lenteng Agung untuk kurangi macet
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Lombok Diguncang Tiga Gempa Bumi Dangkal
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.