Simak Tips Lempar Jumrah Bagi Jemaah Haji Indonesia saat Cuaca Ekstrem

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Mengingat kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang mencapai 50 derajat Celsius, jemaah haji Indonesia diminta untuk meningkatkan kewaspadaan selama fase puncak ibadah haji di Mina. Untuk menghindari kepadatan ekstrem dan cuaca panas, jemaah sangat diimbau untuk menghindari waktu-waktu puncak kepadatan saat melaksanakan prosesi lempar jumrah. 

Kepala Satuan Tugas (kasatgas) Mina 2026, Khalilurrahman menegaskan bahwa keselamatan jemaah adalah prioritas utama. Ia mengimbau agar jemaah tidak memaksakan diri mengejar waktu afdal (pagi hari sekitar pukul 07.00 sampai 09.00) karena risiko kepadatan luar biasa dan panas yang menyengat.

"Saya mengimbau kepada seluruh jemaah haji Indonesia yang sudah berada di Mina untuk tidak memaksakan diri melontar jumrah di waktu afdal karena kepadatan luar biasa. Utamakan keselamatan jiwa dan kesehatan jemaah masing-masing," ujar Khalilurrahman yang dikutip Perjalanan Suci pada Jumat 29 Mei 2026.

Bagi jemaah yang berasal dari Asia, petugas merekomendasikan pelaksanaan lempar jumrah pada sore atau malam hari. Selain suhu yang lebih rendah, waktu tersebut juga dianggap lebih longgar sehingga dapat mengurangi risiko kelelahan ekstrem serta desakan antar-jemaah di kawasan Jamarat, mina.
  Baca juga: Kemenhaj Siagakan Mobil Golf dan 600 Petugas untuk Bantu Jemaah di Mina Tips Lempar Jumrah di Tengah Cuaca Ekstrem Perjalanan menuju lokasi Jamarat sendiri menuntut kondisi fisik yang prima. Jemaah diperkirakan harus berjalan kaki menempuh jarak antara 8 hingga 9 kilometer pulang-pergi. Untuk memastikan prosesi ibadah berjalan lancar, Khalilurrahman memberikan beberapa tips penting bagi jemaah yang akan menuju melaksanakan lempar Jumrah:

  • Tetap Bersama Rombongan: Jemaah dilarang pergi sendirian. Pastikan keberangkatan dilakukan dalam regu atau rombongan besar untuk menghindari risiko terpisah atau tersesat.
  • Penuhi Kebutuhan Cairan: Sangat penting bagi jemaah untuk membawa air minum yang cukup guna mencegah dehidrasi selama perjalanan jauh.
  • Pahami Rute: Jemaah diimbau untuk memahami peta area Jamarat agar tidak kebingungan saat menuju lokasi maupun saat kembali ke tenda.
  • Manfaatkan Fasilitas Air: Di sepanjang area Jamarat, Pemerintah Arab Saudi menyediakan fasilitas air keran otomatis yang dapat langsung diminum jika jemaah merasa haus.
Bagi jemaah yang mengalami kelelahan atau penurunan kondisi fisik di tengah perjalanan, petugas meminta agar mereka segera beristirahat dan tidak memaksakan diri. Di sepanjang jalur Jamarat, petugas layanan medis dan dokter telah disiagakan untuk memberikan bantuan segera kepada jemaah yang membutuhkan.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus berkomitmen guna meningkakan layanan kepada seluruh jemaah haji Indonesia agar dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan aman, lancar, dan optimal meski di tengah tantangan cuaca yang ekstrem.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Cara Aman Mencairkan Daging Kurban agar Bebas Bakteri, Jangan Asal Rendam Air Panas!
• 11 jam lalugrid.id
thumb
PT PPU Buka Lowongan Kerja Lulusan SMA/SMK di Jabar, Cek Posisi dan Syaratnya!
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Satgas PKH Lanjut Usut Dugaan Pelanggaran Ekspor Logam Tanah Jarang Via Batam
• 7 jam laludetik.com
thumb
Setuju Usul Prabowo, Lalu Hadrian Dorong Pelajaran Bahasa Prancis Diterapkan Bertahap
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Polisi ringkus pencuri motor mahasiswa Trisakti
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.