Prabowo Instruksikan Sekolah di Indonesia Belajar Bahasa Prancis, DPR Akan Panggil Kemendikdasmen

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pemanggilan ini dilakukan lantaran jangan sampai wacana itu hanya sekadar diplomasi belaka.

Prabowo Instruksikan Sekolah di Indonesia Belajar Bahasa Prancis, DPR Akan Panggil Kemendikdasmen

IDXChannel - DPR RI akan memanggil Kemendikdasmen untuk meminta penjelasan perihal instruksi Presiden Prabowo Subianto agar sekolah dalam negeri belajar Bahasa Prancis.

Hal ini dilakukan lantaran jangan sampai wacana itu hanya sekadar diplomasi belaka.

Baca Juga:
Indonesia–Prancis Perkuat Kemitraan Strategis Energi hingga Pendidikan

"Untuk kejelasan wajib belajar bahasa Prancis di sekolah, kami tentu akan meminta Kemendikdasmen menjelaskannya pada Raker dengan kami nanti," kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, Jumat (29/5/2026).

Apalagi, kata dia, Presiden Prabowo juga sempat menggulirkan wacana pembelajaran Bahasa Portugis di sekolah Indonesia dan belum ada tindaklanjutnya.

Baca Juga:
Bertemu Macron, Prabowo Ungkap Instruksikan Sekolah di RI Harus Belajar Bahasa Prancis

"Karena sebelumnya juga sempat muncul wacana bahasa Portugis, namun sampai sekarang belum terlihat tindak lanjut baik dari sisi roadmap, regulasi, maupun kesiapan implementasinya," katanya.

Baca Juga:
Prabowo Apresiasi Prancis yang Jadi Pelopor Negara Eropa Dukung Kemerdekaan Palestina

Dia menilai, penguatan kemampuan bahasa asing bagi pelajar di tanah air penting. Namun, ia mengingatkan, kebijakan pendidikan harus disusun berdasarkan kebutuhan nasional, kesiapan tenaga pendidik, kurikulum, dan manfaat nyata bagi peserta didik.

"Jangan sampai publik melihat kebijakan ini hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan yang matang," kata Lalu.

"Karena itu, kami akan memastikan terlebih dahulu dalam Raker dengan Kemendikdasmen nanti, apakah rencana ini benar-benar menjadi prioritas pendidikan nasional ataukah masih wacana," lanjutnya.

Kendati demikian, Lalu menilai, penerapan pembelajaran bahasa asing dilakukan bertahap bila sarana infrastruktur belum memadai.

"Menurut kamj, jika kesiapan belum menyeluruh, maka penerapannya sebaiknya dilakukan secara bertahap, sebagai mata pelajaran pilihan, atau program khusus di sekolah tertentu," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan telah menginstruksikan sekolah-sekolah di Indonesia untuk mempelajari bahasa Prancis. Penegasan tersebut diungkapkan Prabowo saat Joint Press Statement bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron tiba di Istana Elysee, Paris, Kamis (28/5/2026).

Awalnya, Prabowo mengatakan bahwa dalam beberapa hal Indonesia dan Prancis memiliki hubungan bilateral yang sangat baik. Hal ini, kata Kepala Negara, tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron. 

Prabowo pun menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Prancis di bidang pertahanan hubungan sangat baik. Kemudian, di bidang kerja sama sains dan teknologi pun sangat baik. Dirinya mengatakan ingin meningkatkan hubungan kerja sama di bidang pendidikan.

“Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia kedepan,” kata Prabowo.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ferrari Perkenalkan Luce sebagai Konsep Mobil Listrik Pertama dengan Desain Minimalis
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
AS Berlakukan Sanksi Penerbangan Baru terhadap Sejumlah Maskapai Iran
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nilai TKA SD-SMP 2026 Ungkap Perbedaan Sekolah Negeri vs Swasta, Siapa Lebih Unggul?
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Siap Temani Libur Panjang, Cek Film Bioskop yang Lagi Tayang Minggu Ini
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
TERPOPULER: Isi Perjanjian Cerai Ruben Onsu dan Sarwendah, Chiki Fawzi Bongkar Kekejaman Israel ke Relawan Indonesia
• 22 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.