TABLOIDBINTANG.COM - Grup legendaris F4 sukses mengobati kerinduan para penggemarnya lewat konser F*FOREVER 1st World Tour yang digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (28/5) malam.
Ribuan penonton yang memadati arena larut dalam nostalgia sepanjang pertunjukan yang berlangsung hampir tiga jam itu.
Konser dibuka sekitar pukul 20.00 WIB lewat lagu “Always Be My Bro”. Kemunculan Jerry Yan, Vanness Wu, Vic Chou bersama Ashin May Day langsung disambut teriakan histeris para penggemar.
“Halo Jakarta apa kabar? Kami sangat senang bertemu kalian malam ini,” sapa Vanness Wu kepada penggemar.
Sejak awal pertunjukan, suasana nostalgia era 2000-an begitu terasa. Mayoritas penonton yang didominasi generasi milenial tampak antusias ikut bernyanyi bersama menikmati lagu-lagu hits yang pernah populer lewat serial Meteor Garden.
Meski usia para personel kini mendekati 50 tahun, aksi panggung mereka tetap enerjik. Interaksi hangat dengan penggemar juga terus terjadi sepanjang konser.
“Aku cinta padamu,” ucap Vic Chou dalam Bahasa Indonesia yang langsung membuat penonton bersorak heboh.
Tak hanya menghadirkan nostalgia lewat lagu-lagu lawas, konser juga dikemas megah dengan konsep visual sinematik dan teatrikal.
Efek hujan, petir, kaca pecah hingga cahaya pelangi dipadukan dengan asap tebal untuk menciptakan suasana dramatis di atas panggung.
Konsep panggung 360 derajat membuat penonton dari seluruh sisi arena tetap bisa menikmati penampilan secara maksimal.
Para personel bahkan beberapa kali berjalan ke panggung melingkar untuk lebih dekat dengan penggemar, mulai dari menyapa, bersalaman hingga berswafoto bersama.
Sepanjang konser, F4 membawakan sekitar puluhan lagu, baik secara grup maupun solo. Lagu-lagu seperti “Ask For More”, “Di Yi Shi Jian”, “Jue Bu Neng Shi Qu Ni”, hingga “Yan Huo De Ji Jie” atau “Season of Fireworks” sukses memancing koor massal penonton.
Konser kemudian ditutup dengan lagu legendaris “Liu Xing Yu (Meteor Rain)” yang menjadi soundtrack utama Meteor Garden. Momen tersebut menjadi puncak nostalgia ketika ribuan penggemar kompak bernyanyi bersama hingga konser berakhir.




