-
-
-
-
-
Presiden Prabowo Subianto belum lama ini diketahui bertolak ke Prancis mulai tanggal 26 Mei 2026 lalu. Diketahui Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Prancis untuk memenuhi undangan resmi kenegaraan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron guna memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama strategis antara kedua negara.
Dalam pertemuan kenegaraan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar pembelajaran bahasa Prancis diperluas di seluruh jenjang pendidikan di Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan kerja sama pendidikan dengan Prancis.
"Di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi. Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan," ujar Presiden Prabowo, dikutip dari akun Instagram @.rumpi_gosip.
Presiden Prabowo juga menyebut Indonesia dan Prancis memiliki banyak kesamaan pandangan dalam sejumlah isu internasonal. Oleh karena itu, Presiden Prabowo mengapresiasi dukungan Presiden Macron yang dinilai berkontribusi terhadap eratnya hubungan bilateral kedua negara.
"Dalam beberapa hal, Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama, dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik. Ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron," kata Presiden Prabowo.
Bukan hanya itu, Prabowo menegaskan posisi politik luar negeri Indonesia terhadap situasi di Timur Tengah. Beliau menyatakan bahwa kedamaian sejati tidak akan tercipta tanpa adanya keadilan bagi rakyat Palestina dan solusi dua negara (two-state solution). Prabowo juga mengapresiasi Prancis yang turut aktif mengajak negara-negara Barat mendukung kemerdekaan Palestina. (ND)





