"Hari ini penonton lebih banyak mendukung pasangan Malaysia tapi kami coba tidak terdistaksi, kami coba jadikan semangat untuk lebih fight lawan mereka," tegas Fikri. Lebih Agresif Fajar/Fikri yang sempat menguasai pertandingan pada gam pertama kehilangan momentum pada game kedua karena agresivitas lawan. Untungnya mereka bisa bangkit pada game ketiga dengan menguasai lapangan depan.
"Pertandingan hari ini memang tidak mudah. Di gim pertama kami menguasai jalannya pertandingan, kami banyak menguasai bola depan. Sebaliknya di gim kedua mereka pegang kendali terutama Goh Sze Fei. Dia sangat agresif di depan net, kami sangat kesulitan," ujar Fajar. Baca juga: Singapore Open 2026: Fajar/Fikri Susah Payah Tembus Babak Kedua "Tapi dari awal gim ketiga kami tidak mau kalah, siapapun yang pegang servis, siapapun yang di depan kami tidak boleh kalah bola depannya. Dengan kondisi bola yang kencang, memegang permainan depan adalah kunci," papar Fajar. Jaga Fisik Di semifinal, Fajar/Fikri akan menghadapi pemenang antara Liang Wei Kang/Wang Cheng dari Tiongkok dan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia. Mereka akan menyiapkan strategi yang tepat dan menjaga kondisi agar bisa tampil prima.
"Siapapun lawan besok pasti jauh makin berat, makin bagus. Kami masih menunggu antara Aaron/Soh (Malaysia) atau Liang/Wang (China) tapi kami harus siap menyiapkan strategi yang baik bagaimana melawan mereka dan juga kami harus terus menjaga kondisi biar stamina kami terus terjaga," ucap Fajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





