Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali mendapat ujian besar jelang FIFA Matchday Juni 2026. Setelah Jay Idzes dipastikan absen, sejumlah pemain abroad lain juga tidak bisa masuk komposisi terbaik John Herdman untuk menghadapi Oman dan Mozambik.
Situasi ini jelas membuat persiapan skuad Garuda semakin menarik untuk disorot. Pasalnya, FIFA Matchday Juni 2026 menjadi salah satu kesempatan penting bagi Timnas Indonesia untuk tampil dengan kekuatan terbaik sebelum menghadapi agenda besar berikutnya.
Jay Idzes sebelumnya harus menepi karena kondisi fisiknya belum benar-benar pulih. Bek Sassuolo itu memilih mundur sebagai langkah pencegahan agar bisa kembali dalam kondisi yang lebih siap.
Namun, Jay Idzes bukan satu-satunya nama abroad yang absen dari skuad Timnas Indonesia kali ini. Ada beberapa pemain lain yang juga tidak bisa memperkuat Garuda karena alasan berbeda, mulai dari cedera hingga sanksi FIFA.
- FC Twente
Nama pertama yang menjadi sorotan adalah Mees Hilgers. Bek FC Twente itu disebut masih belum berada dalam kondisi ideal setelah mengalami cedera ligamen lutut atau ACL sejak November 2025.
Meski Mees Hilgers sudah mulai menjalani proses pemulihan, kondisinya dinilai belum sepenuhnya siap untuk langsung turun dalam laga internasional. Absennya Mees membuat stok bek tengah abroad Timnas Indonesia semakin berkurang.
Nama lain yang turut absen adalah Miliano Jonathans. Pemain Excelsior Rotterdam itu mengalami cedera ACL saat membela klubnya di Eredivisie pada Maret 2026.
Cedera tersebut membuat Miliano harus menepi cukup lama dan belum bisa masuk rencana John Herdman. Padahal, pemain muda itu sempat menjadi salah satu nama diaspora yang menarik perhatian suporter Timnas Indonesia.
- Go Ahead Eagles
Selain empat nama tersebut, Dean James juga tidak masuk daftar provisional 44 pemain Timnas Indonesia. Bek kiri Go Ahead Eagles itu disebut absen karena masalah kebugaran sehingga belum bisa bergabung dalam agenda kali ini.
Adrian Wibowo juga menjadi nama abroad lain yang patut disorot. Winger Los Angeles FC itu sempat mendapat kesempatan di era John Herdman, tetapi persaingan di sektor depan Timnas Indonesia membuat posisinya tidak mudah.




