Industri keuangan digital kini tidak lagi hanya bersaing lewat kecepatan layanan atau banyaknya promo, Beauty.
Di tengah meningkatnya risiko serangan siber dan tekanan ekonomi yang memengaruhi biaya hidup masyarakat, pengguna mulai lebih selektif memilih layanan finansial yang mampu memberikan rasa aman saat bertransaksi.
Perubahan perilaku ini juga terlihat di industri Buy Now Pay Later (BNPL). Masyarakat kini cenderung mempertimbangkan keamanan sistem, perlindungan data, hingga status legalitas perusahaan sebelum menggunakan layanan keuangan digital.
Kondisi tersebut disadari oleh Indodana Finance (PT Indodana Multi Finance). Perusahaan penyedia layanan BNPL yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu menyebut bahwa membangun kepercayaan pengguna tidak cukup hanya lewat kemudahan akses, tetapi juga melalui sistem layanan keuangan yang aman dan nyaman digunakan sehari-hari.
Upaya menjaga integritas sistem dan perlindungan data itu membawa Indodana Finance meraih penghargaan The Best Multifinance Company 2026 dalam ajang 15th Infobank-Isentia “Digital Brand Appreciation 2026”.
Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, mengatakan bahwa standar sistem yang andal kini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa standar sistem yang andal adalah fondasi utama dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan. Apresiasi ini menjadi dorongan utama bagi kami untuk terus konsisten menghadirkan kemudahan solusi layanan pembiayaan yang nyaman dan aman untuk nasabah dalam melakukan transaksinya,” ujar Iwan Dewanto.
Ajang penghargaan Digital Brand Appreciation 2026 sendiri merupakan bagian dari rangkaian acara Indonesia Digital Forum 2026 yang diselenggarakan oleh Infobank Media Group dan iSentia Indonesia.
Penilaian penghargaan dilakukan berdasarkan riset independen iSentia dengan mengukur performa merek digital dan sentimen publik di media sosial sepanjang tahun. Faktor kepercayaan publik menjadi salah satu indikator yang semakin diperhatikan di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan transaksi digital.
Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat kini tidak lagi sekadar mencari layanan keuangan yang praktis dan cepat, tetapi juga layanan yang mampu memberikan rasa tenang saat digunakan. Terlebih, aktivitas transaksi digital sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari, mulai dari belanja online hingga pembayaran berbagai kebutuhan harian.
Di tengah pertumbuhan industri fintech yang semakin kompetitif, keamanan sistem dan perlindungan data kini menjadi aspek yang makin diperhatikan pengguna sebelum menentukan layanan finansial pilihan mereka.





