Klaim Bisa Tak Optimal, Tugure Minta Penetapan Sum Insured Lebih Akurat

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) menyoroti pentingnya ketepatan penetapan nilai pertanggungan (sum insured) pada produk Business Interruption Insurance (BI) di tengah meningkatnya kompleksitas risiko bisnis yang dapat mengganggu keberlangsungan operasional perusahaan.

Dalam kegiatan Sharing Session 2026 yang diselenggarakan melalui program Tugure Academy, Tugure menilai kesalahan dalam menentukan nilai pertanggungan berpotensi memicu kesenjangan perlindungan (under-insurance) maupun kelebihan pertanggungan (over-insured), yang pada akhirnya memengaruhi besaran pembayaran klaim ketika terjadi gangguan usaha.

Isu tersebut menjadi fokus utama diskusi bertajuk Business Interruption: Gross Profit vs Revenue: Avoiding the Pitfalls of Misdeclared Sum Insured yang diikuti perwakilan dari 18 perusahaan asuransi mitra cedant.

Property and Engineering Group Head Tugure, Aries Karyadi, mengatakan penentuan sum insured dalam polis Business Interruption seharusnya didasarkan pada gross profit yang dapat dipertanggungkan, bukan sekadar mengacu pada pendapatan (revenue) atau omzet (turnover).

“Kecermatan dan ketepatan penentuan BI akan mereduksi kesalahan penentuan dari under ataupun over insured. Hal ini tentunya akan membuat penentuan jumlah pertanggungan lebih presisi,” ujar Aries.

Menurut Tugure, ketidaktepatan deklarasi nilai pertanggungan dapat menimbulkan berbagai risiko bagi pemegang polis maupun perusahaan asuransi. Salah satunya terkait penerapan average clause yang dapat mengurangi nilai ganti rugi apabila ditemukan adanya kekurangan nilai pertanggungan saat proses klaim.

Baca Juga: Tugure Catat Laba Rp110 Miliar di 2025, Implementasi PSAK 117 Dorong Transparansi Kinerja

Baca Juga: Asuransi Kredit Jadi Tameng Baru Lender Fintech, OJK Kembangkan Proteksi Pendanaan

Selain itu, perusahaan juga perlu mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan usaha dan penetapan periode indemnity yang sesuai agar perlindungan yang diberikan tetap memadai ketika terjadi gangguan operasional.

Dalam forum tersebut, Tugure turut membagikan pembelajaran dari sejumlah kasus klaim Business Interruption bernilai besar yang pernah terjadi di pasar. Materi tersebut difokuskan untuk meningkatkan kualitas proses underwriting, penentuan nilai pertanggungan, serta pemahaman penanganan klaim di industri.

Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu perusahaan asuransi, broker, dan reasuransi meminimalkan potensi sengketa maupun kesenjangan finansial akibat kekurangan perlindungan saat terjadi kerugian besar.

Investment Group Head Tugure, Nur Falah, mengatakan kegiatan berbagi pengetahuan tersebut merupakan agenda rutin perusahaan untuk meningkatkan kompetensi pelaku industri asuransi.

“Acara sharing session ini merupakan agenda rutin dari Tugure yang diselenggarakan setiap tahun. Kami berupaya menghadirkan suasana yang berbeda untuk menunjang kegiatan ini. Pada pelaksanaan kali ini, kami ingin memberikan pengalaman sharing session yang dilakukan di Kereta Api Wisata dari KAI,” ujar Nur Falah.

Melalui program Tugure Academy, perusahaan berupaya memperkuat pemahaman teknis pelaku industri terkait risiko Business Interruption yang semakin relevan seiring meningkatnya eksposur gangguan operasional di berbagai sektor usaha.

Tugure menyatakan penguatan kualitas underwriting, kecukupan nilai pertanggungan, dan pemahaman klaim menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan industri asuransi terhadap potensi kerugian bisnis yang semakin kompleks.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Massimiliano Allegri dikabarkan sepakat latih Napoli
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Bisa Pilih Prodi Berbeda dari SNBT, Simak Syarat Jalur Nilai UTBK Unesa 2026
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
[FULL] AS dan Iran Saling Serang Lagi, Perdamaian di Ujung Tanduk? Ini Analisis Pakar!
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Bertemu Macron, Singgung Stabilitas Timur Tengah dan Kemerdekaan Palestina
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Marselino Siap Bela Timnas Indonesia Lagi, Puji Penerimaan dan Metode Pelatih John Herdman
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.